Advertisement

Penyair terkenal kelahiran Solo. Para pengamat menilai sajak-sajaknya dekat dengan Tuhan dan kematian. Kumpulan syairnya yang berjudul Perahu Kertas mendapat penghargaan Dewan Kesenian Jakarta.

Damono menulis puisi sejak kelas II SM A. Karya pertamanya dimuat di surat kabar Semarang. Lulus SMA, ia meneruskan belajar di Fakultas Sastra Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (1964). Ia juga pernah menuntut ilmu di Universitas Hawaii, Amerika Serikat (1970-1971).
Kumpulan puisinya yang pertama berjudul Dukamu Abadi (1969). Beberapa karya lainnya antara lain Mata Pisau (1974) dan Sihir Hujan (1984), yang memuat 51 sajak. Pada bulan November 1983, Sihir Hujan menerima anugerah Puisi Putra II dari Gabungan Persatuan Penulis Nasional (Gapena) Malaysia.

Advertisement

Damono mempunyai banyak kegiatan, antara lain sebagai Direktur Pelaksana Yayasan Indonesia (1973- 1978), Sekretaris Yayasan Dokumentasi Sastra HB Jasin (mulai 1975). Ia juga menjadi Ketua Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (mulai 1984).

Advertisement