Advertisement

Di wilayah kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terdapat potensi pertanian, perikanan darat dan peternakan yang cukup besar dengan mengoptimalkan pemanfaatan ‘lebak lebung’, yaitu bagian wilayah daratan yang sirkulasi airnya teratur sepanjang tahun. Lahan seperti ini tersebar pada banyak tempat dalam wilayah desa pada lahan-lahan petani dan dikelola secara intensif. Sumber daya tersebut merupakan sumber rezeki bags keseluruhan warga secara turun-temurun. Jadi lebak lebung adalah perairan umun tanah ulayat yang merupakan tempat ikan berkembang biak, tidak ada aktivitas budidaya maupun penggembalaan kerbau.

Pada musim penghujan hampir seluruh kawasan lahan pertanian sawah terendam air sehingga tidak dapat ditanami tanaman apa pun. Pada masa ini petani mengaktifkan alat tangkap mereka sekadar untuk memenuhi kebutuhan subsisten rumah tangga. Selang beberapa bulan kemudian setelah musim hujan berakhir, air pada areal tersebut mulai surut dan itulah saatnya petani menanam padi. Surutnya air terjadi secara bertahap mengikuti kontur lahan. Oleh sebab itu, sistem pertanian padi di daerah itu mengikuti pergerakan air surut. Areal sawah ditanami secara simultan dengan selisih sekitar satu bulan, tergantung pada situasi permukaan air pada bagian lahan tertentu. Terhadap satu hamparan lahan bisa dilakukan dua atau tiga tahapan penanaman sesuai dengan pergerakan air surut. Situasi ini dapat dimanfaatkan oleh petani secara optimal.

Advertisement

Terdapat tiga pilihan dalam penanaman padi. Pertama, skenario panen serentak dalam satu hamparan lahan dengan menanam jenis varietas padi yang berbeda umur pada tahapan waktu yang berbeda. Varietas berumur panjang ditanam pada tahap pertama disusul secara berturut dengan menanam varietas padi yang berumur pendek. Untuk skenario seperti ini petani biasanya mendahulukan menanam-padi lokal yang berumur panjang, disusul dengan penanaman padi bervarietas u’nggul berumur pendek. Kedua, memilih varietas padi yang sama dengan konsekuensi menganggurkan sebagian lahan pertanian. Bekas lahan yang telah dipanen dibiarkan tumbuh rumput dan selanjutnya menjadi padang penggembalaan ternak sapi dan kerbau. Ketiga, melakukan pergiliran tanam dengan palawija. Setelah seluruh areal pertanian padi ditanam, permukaan air menjadi stabil karena sudah memasuki wilayah lebung. Lebung adalah bagian lahan lebak (rawa) yang paling dalam (mencapai satu hingga 3 m) sehingga tidak dapat ditanami padi. Pada areal inilah terperangkapnya seluruh ikan yang semula berkeliaran dan berfungsi sebagai kolam ikan. Kolam ikan ini dipanen menjelang musim penghujan. Pada musim tertentu warga secara sendiri atau bersama-sama menangkap ikan dan menjadi sumber penghasilan mereka.

Pada masa sekarang baik lebak lebung alami maupun lebak lebung buatan tetap juga dikenakan Peraturan Daerah (Perda) mengenai ‘pengemin’, meskipun mereka mengeluarkan biaya. Petani mendapat sepertiga bagian. Peserta lelang biasanya harus membayar 200 ribu rupiah untuk mendapatkan tender mengelola lebak lebung atau sebagai pengemin.

Incoming search terms:

  • lebung adalah
  • pengertian lebak

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • lebung adalah
  • pengertian lebak