Advertisement

MENGENAL PROPINSI KALIMANTAN SELATAN – Bersama ti­ga wilayah otonom lain di Kalimantan (Propinsi Ka­limantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur), secara resmi dibentuk pada tanggal 1 Januari 1957. Ibu kotanya Banjarmasin. Dibandingkan de­ngan ketiga propinsi lainnya, Propinsi Kalimantan Se­latan adalah yang terkecil dengan luas 57.785,50 kilometer persegi; mencakup 9 kabupaten, 1 kota ma­dia. 109 kecamatan, dan 2.263 desa (1986). Propinsi ini berbatasan dengan Propinsi Kalimantan Timur di utara, Selat Makasar di timur, Laut Jawa di selatan, dan Propinsi Kalimantan Tengah di barat. Wilayah­nya mencakup beberapa pulau di sekitarnya, yakni Pulau Burung, Kembang, Kunyit, Laut, Sebuku, Ke­pulauan Marabatua (Pulau Barat, Marabatua, Utara), dan Kepulauan Laut Kecil (Pulau Kadapongan, Ka- lambau, Matasiri, Pamalikan). Jumlah penduduknya 2.315.336 jiwa tahun 1987.

Iklimnya tropis lembap; musim penghujan berlang­sung dari Oktober hingga April, kemarau dari Juni hingga September, dan pancaroba di antaranya. Curah hujannya 2.000 – 2.700 milimeter per tahun. Suhu udaranya berkisar antara 25° dan 28°C. Secara fisik, propinsi ini terdiri atas wilayah berpantai, berawa, berdataran rendah, dan bergelombang. Di bagian te­ngahnya, dari utara ke selatan, membujur Pegunungan Meratus yang membagi propinsi ini menjadi bagian timur dan barat. Pada pegunungan ini terdapat Gu­nung Aurbunak (1.150 meter), Banyutawar (1.557 meter), Besar (1.892 meter). Halau-halau (1.000 me­ter), Kahung (1.167 meter), dan Lasong (1.500 meter).

Advertisement

Di propinsi ini terdapat Waduk Riamkanan, Danau Ban|kau, dan. Danau Bitin. Beberapa sungai yang penting antara lain Barito, Batulicin, Martapura, Ne­gara, dan Tabajtmg. Floranya mencakup pohon agatis, bangkirai, kapur, kempas, keruing, jelutung, mangro­ve, meranti merah, meranti putih, seru, songkai, dan teratang ulin. Faunanya terdiri atas beruang madu, elang laut, kangkareng jambul hitam, kucing hutan, lingsang air kecil, malu-malu, orang utan, rucukan, rusa sengayan, dan puyuh.

Sumber daya alam di propinsi ini mencakup tam­bang air raksa, antimonit, batu bara, batu semen, bijih besi, emas, intan, mangan, mika, minyak bumi, nikel, dan platina. Intan sejak lama menjadi ciri pokok pro­pinsi ini. Desa Sungai Tiung, sekitar lima kilometer dari Martapura, di Kecamatan Cempaka, Kabupaten Banjar, merupakan penambangan intan yang paling potensial. Pada tahun 1965 di desa ini ditemukan in­tan, yang disebut Trisakti, sebesar 176,5 karat. Namun sebelum dan sesudah itu tidak pernah lagi ditemukan intan sebesar itu. Banyak penduduk Kalimantan Te­ngah mengadu nasib sebagai pendulang intan. Namun semakin banyak pula yang meninggalkan pekerjaan itu karena pekerjaan itu sebetulnya hanya memeras te­naga dan menghabiskan waktu. Objek wisata yang pa­ling digemari adalah Pantai Pagatan, juga Pulau Kembang yang banyak keranya.

Pemerintah daerah membangun jaringan jalan raya sebagai usaha membuka daerah yang terisolasi, juga untuk memperlancar perhubungan perdagangan. Pada tahun 1986 panjang jalan beraspal 733,2 kilometer, jalan mantap 203,50 kilometer, dan jalan kritis tinggal 21 kilometer. Panjang jalan secara keseluruhan (pro­pinsi dan negara) adalah 1.099,4 kilometer, sedang­kan jalan kabupaten 2.260 kilometer. Pembangunan jaringan jalan masih akan diteruskan dengan jalan yang menghubungkan Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Timur sepanjang 346 kilometer.

Perhubungan udara terpusat pada Bandar Udara Syamsudin Noor di Banjarmasin, selain terdapat pula bandar udara Batulicin di Kabupaten Kotabaru, Morongpudak di Kabupaten Tabalong, dan Stagen di Ko­tabaru. Perhubungan laut sejak lama terpusat di pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Namun pelabuhan itu mengalami pendangkalan secara cepat, sehingga hanya dapat dilabuhi oleh kapal-kapal berbobot mati 5.000 ton; biaya pengerukannya pun sangat tinggi. Untuk mengatasi keterbatasan ini dibangun pelabuh­an samudera di Batulicin. Selain itu di Kotabaru ter­dapat juga sebuah pelabuhan.

Sejarah.

Sejak abad ke-7 wilayah yang kini menja­di Propinsi Kalimantan Selatan ini, bersama seluruh daerah selatan dan barat Borneo (kini Kalimantan), merupakan bagian dari Kerajaan Budha Sriwijaya di Sumatra. Pada tahun 1377 wilayah itu direbut oleh kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur. Ke­mudian ketika Islam masuk ke Indonesia pada awal abad ke-16, sebuah kerajaan Banjarmasin yang mer­deka berdiri di sebelah tenggara Borneo. Negara ini menjalin hubungan baik dengan Sultan Agung uari Kerajaan Mataram. Pada tahun. 1733 Arung Singkang, raja Bugis dari Kerajaan Wajo, gagal mendu­duki negara Banjarmasin.

Bangsa Belanda masuk ke Borneo pada awal abad ke-19. Mereka membangun pos-pos dagangnya. Hingga tahun 1817 pertentangan yang terjadi antara Sultan Banjarmasin dan Belanda membuahkan bebe­rapa perjanjian yang sangat merugikan pihak sultan. Pada tahun 1840 Inggris mencoba menjadi penengah antara dua pihak yang saling bertentangan itu. Untuk meredam pengaruh Inggris, Belanda mengangkat Sul­tan Tamjid Illah, putra sultan Banjarmasin terdahulu, menduduki takhta Banjarmasin pada tahun 1857. Per­tentangan yang menajam ini melahirkan Perang Ban­jarmasin pada tahun 1859, yang dimenangkan Belanda pada tahun 1860. Pada tahun itu juga Belan­da memberlakukan sistem pemerintahan kolonial. Walaupun demikian para pemimpin Islam dari negara Banjarmasin terus melakukan perlawanan secara spo­radis (sendiri-sendiri) hingga tahun 1905. Dalam Perang Dunia II wilayah ini diduduki Je­pang. Pada tahun 1945 Belanda menjadikannya nega­ra bagian Borneo Tenggara yang otonom.

Incoming search terms:

  • arti desa di kalimantan selatan
  • keterangan dari provinsi kalimantan selatan
  • pegunungan kalsel yang membujur
  • pegunungan maratus membujur dari utara ke selatan pada bagian tengah wilayah
  • pegunungan meratus membujur dari utara ke selatan di bagian tengah wilayah
  • pegunungan meratus membujur dari utara ke selatan pada bagian tengah wilayah
  • pegunungan meratus membujur dari utara keselatan pada bagian tengah wilayah
  • pengerian kalimantan selatan
  • pengunungan yg membujur di Provinsi Kalimantan Selatan adalah pegunungan

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti desa di kalimantan selatan
  • keterangan dari provinsi kalimantan selatan
  • pegunungan kalsel yang membujur
  • pegunungan maratus membujur dari utara ke selatan pada bagian tengah wilayah
  • pegunungan meratus membujur dari utara ke selatan di bagian tengah wilayah
  • pegunungan meratus membujur dari utara ke selatan pada bagian tengah wilayah
  • pegunungan meratus membujur dari utara keselatan pada bagian tengah wilayah
  • pengerian kalimantan selatan
  • pengunungan yg membujur di Provinsi Kalimantan Selatan adalah pegunungan