Advertisement

Terletak di Samudera Hindia, di barat daya Sumatra, tepat di selatan kota Bengku­lu. Luasnya 444 kilometer persegi. Pulau ini bersta­tus kecamatan dan termasuk wilayah administratif Ka­bupaten Bengkulu Selatan, Propinsi Bengkulu.

Penduduknya selain bermata-pencaharian sebagai nelayan juga banyak yang bertani. Ikan tuna banyak ditangkap di perairan seputar Pulau Enggano. Hasil ladangnya berupa keladi dan pisang. Kelapa banyak dihasilkan di pulau itu.

Advertisement

Penduduk aslinya termasuk ras Mongoloid-Melayu campur Weddoid, yang sekarang banyak mendiami desa kecil di pantai timur laut. Pendatang suku bangsa Jawa, Cina, dan Melayu sekarang banyak di pulau itu. Kebanyakan penduduk aslinya beragama Kristen Pro­testan. Bahasanya tergolong keluarga bahasa Austro­nesia; agak berbeda dengan bahasa-bahasa yang di­tuturkan di Sumatra.

Advertisement