Advertisement

Pujangga, ahli filsafat, dan tokoh pendidik India. Ia meraih Hadiah Nobel untuk perdamaian pada tahun 1913 dan diangkat sebagai bangsawan oleh Kerajaan Inggris (1915).

Tagore lahir di Kalkutta sebagai putra Maharshi Devendranath Tagore. Sejak usia muda ia telah berkecimpung dalam dunia kesusastraan. Puisinya yang pertama adalah Manasa (1890).

Advertisement

Selama beberapa tahun ia menjadi pembantu majalah kesusastraan terkemuka Sadhana. Dalam masa ini, lahir karya-karyanya seperti Chitranggada, Malini, dan dua buah kumpulan lirik, Chitra (Keindahan, 1895), dan Sonar Tari (Perahu Emas, 1895).

Untuk mengenal nilai budaya berbagai bangsa di dunia, ia sering mengadakan perjalanan keliling dunia dan pernah juga singgah di Indonesia. Pada kesempatan itu, ia mengunjungi Candi Borobudur dan Taman Siswa, Yogyakarta, dan bertukar pikiran dengan sejumlah tokoh pendidikan Indonesia.

Pada tahun 1901 ia mendirikan perguruan yang terkenal, Santi Niketan (Tempat yang Damai) di Bol- pur, Benggala, yang kemudian berkembang menjadi Universitas Visva-Bharati (1922). Universitas itu menganut pandangan bahwa pembaharuan sosial harus didahulukan daripada pembaharuan politik dan pembangunan kembali pedesaan hendaknya diiringi usaha menghidupkan kembali seni bangunan khas desa dan pertukangan kuno India.

Pada tahun 1919 ia mengembalikan gelar bangsawan Sir yang diterimanya dari Kerajaan Inggris sebagai protes terhadap tindak kekejaman pemerintah Inggris dalam memadamkan pemberontakan di Amritsar, India, pada tanggal 13 April 1919. Beberapa karyanya yang lain meliputi Gora (novel, 1908).

Incoming search terms:

  • terjemahan sir rabindranath tagore 1861-1941 was an indian author
  • terjemahan tentang sir rabindranath tagore

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • terjemahan sir rabindranath tagore 1861-1941 was an indian author
  • terjemahan tentang sir rabindranath tagore