Advertisement

SISTEM PENGETAHUAN
Dalam suatu etnografi biasanva ada berbagai bahan keterangan mengenai sistem pengetahuan dalam kebudayaan suku bangsa yang bersangkutan. Bahan itu biasanya meliputi pengetahuan mengenai teknologi, sering kali juga ada keterangan mengenai pengetahuan yang mancolok dan dianggap aneh oleh pengarangnya seperti kepandaian sukusuku bangsa Negrito di daerah sungai Kongo di Afrika Tengah untuk mengolah dan memasak bisa (racun) panah yang mujarab, pengetahuan mengenai obat-obatan asli dari sukusuku bangsa penduduk Sumatera Barat, atau pengetahuan dan teknologi suku-suku bangsa penduduk Milonesia mengenai kepandaian berlayar dengan seluruh sistem navigasinya.
Lahirnya religi dan ilmu gaib sering kelihatan sama, walaupun sukar untuk menentukan batas daripada upacara yang bersifat religi dan upacara bersifat gaib. Pada dasarnya ada juga suatu perbedaan yang besar antara kedua pokok itu. Perbedaan dasarnya terletak dalam sikap manusia pada waktu sedang menjalankan agama, manusia bersifat menyerahkan diri sama sekali kepada Tuhan, kepada dewa, kepada roh nenek moyang; pokoknya menyerahkan diri kepada kekuatan tinggi yang disembahnya itu.
Dalan-i hal itu, manusia biasanya terpengaruh oleh suatu emosi keagamaan. Sebaliknya, pada waktu menjalankan ilmu gaib, manusia bersikap lain sama sekali. Ia berusaha memperlakukan kekuatan tinggi dan gaib agar menjalankan kehendaknya dari berbuat apa yang ingin dicapainya.

KESENIAN
Perhatian terhadap kesenian, atau segala ekspresi hasrat manusia akan keindahan, dalam kebudayaan suku-suku bangsa, di luar Eropa, mula-mula bersikap deskritif. Para pengarang etnografi masa akhir abad ke-19 dan permulaan

Advertisement

Advertisement