Advertisement

MENGENAL SUKU BANGSA LANI – Berdiam di Kecamatan Ilaga, di daerah Pegunungan Jayawijaya, wilayah Kabu­paten Paniai, Propinsi Irian Jaya. Wilayah llaga ini merupakan suatu lembah luas dan indah, yang dibelah oleh aliran Sungai Ilarong. Daerah dengan ketinggian di atas 1.500 meter ini bersuhu 6 – 21 °C. Di sepanjang aliran sungai, lereng bukit, bahkan sampai ke puncak bukit, orang Lani membuat ladang-ladang (keremon). Di sekitarnya masih terlihat hutan-hutan lebat, namun sebagian tampak gundul dan ditumbuhi alang-alang dengan semak-semak tipis bekas peladangan mereka.

Lembah llaga ini selain didiami oleh orang Lani yang berjumlah 5.000 jiwa, juga didiami oleh 1.500 jiwa orang Damai (Sensus tahun 1971). Lembah ini pun didiami oleh para penyiar agama Kristen di sam­ping pegawai pemerintah. Sebenarnya sebagian be­sar, sekitar 4000 jiwa, orang Damai mendiami keca- f matan lain, yakni Kecamatan Beoga. Masyarakat lembah ini menggunakan dua bahasa: orang Lani menggunakan bahasa Lani dan orang Damai meng­gunakan bahasa Damai.

Advertisement

Hasil penelitian Patrick Guinnes bersama Attabra-% ni Kusuma (1972) di kedua kecamatan ini menunjuk­kan bahwa orang Lani menarik garis keturunan ber­dasarkan prinsip patrilineal, artinya mereka mem- pei hitungkan hubungan kekerabatan melalui pihak. laki-laki. Adat menetap sesudah nikahnya virilokal, artinya sesudah nikah pasangan pengantin berdiam di sekitar lingkungan kerabat pihak suami.

Masyarakat Lani mengenal sistem moiety, artinya keseluruhan masyarakat Lani seolah-olah terbagi atas dua paro-masyarakat. Kedua paro-masyarakat itu berfungsi mengatur perkawinan, yang mengharuskan — seseorang mencari pasangan dari paro-masyarakat lain. Masyarakat Lani tidak mengenal nama untuk se­tiap paro-masyarakat itu, sebaliknya paro-masyarakat i pada suku bangsa Damai mempunyai nama, yaitu Mom dan Magaij.

Setiap paro-masyarakat terdiri atas sejumlah klen yang masing-masing merupakan kelompok keturunan

Dari satu nenek moyang. Orang Lani di lembah llaga terdiri atas 16 klen yang masing-masing mempunyai nama sendiri. Di lembah llaga ini tersebar kumpulan fuiviah bulat yang dapat disebut hamlet. Setiap hamlet biasanya terdiri atas enam rumah dengan penghuni ra­ta-rata tujuh orang.

Incoming search terms:

  • suku lani
  • Sistem bahasa suku lani
  • sistem budaya adat lani

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • suku lani
  • Sistem bahasa suku lani
  • sistem budaya adat lani