Advertisement

MENGENAL TOYOHIKO KAGAWA (1888-1960) – Penyebar In­jil awam asal Jepang yang hidup di antara kaum mis­kin dan berjuang demi kepentingan mereka. Per­juangannya dilakukan terutama melalui koperasi dan tulisan. Toyohiko Kagawa dilahirkan di Kobe, Jepang. Ayahnya pengusaha kaya raya. Pada tahun 1903 ia di­kucilkan dari keluarganya karena dibaptis sebagai seorang Kristen. Sejak pembaptisan itu ia hidup di berbagai pemukiman kumuh di kota Kobe.

Dalam masa itu Jepang sedang berubah dari pola masyarakat lama menjadi modern. Seperti umumnya perubahan sosial di mana pun, masyarakat lapisan ba­wahlah yang paling menderita. Akibat buruk suatu perubahan sosial bagi masyarakat lapisan bawah su­dah sering diangkat menjadi topik pembahasan ka­langan intelektual dan teknokrat dunia. Namun Kaga­wa ikut merasakan sendiri akibat itu bersama-sama orang miskin di pemukiman kumuh di kotanya.

Advertisement

Kagawa berpendapat bahwa kesaksian Kristen ha­rus mengambil bentuk berbagai usaha pelayanan dan pembaharuan masyarakat. Baginya, koperasi adalah bentuk ideal pelayanan tersebut. Sejak tahun 1915 hingga 1917 ia mempelajari berbagai bentuk masalah kemasyarakatan di Universitas Princeton, New Jer­sey, Amerika Serikat. Di Jepang ia mendirikan berba­gai koperasi dan serikat buruh untuk memperjuang­kan kepentingan rakyat kecil. Di luar Jepang pun ia terkenal melalui berbagai tulisannya yang berbentuk prosa maupun puisi dengan tujuan yang sama.

Dalam Perang Dunia II Kagawa termasuk orang yang dicurigai oleh penguasa perang Jepang. Antara tahun 1940 dan 1943 ia beberapa kali masuk penjara dan setiap kali dibebaskan kembali berkat ke­terkenalannya di kalangan orang banyak. Seusai pe­rang Kagawa diminta untuk bergiat dalam politik membangun Jepang yang baru. Namun ia memilih menjadi pewarta Injil, dengan alasan bahwa dengan demikian ia justru mampu melihat kemungkinan un­tuk membangun Jepang pada tingkat kehidupan yang lebih dalam.

Advertisement