MENGENAL USMAN EFFENDI

23 views

Ahli bahasa yang per­nah berkecimpung dalam dunia militer sebagai seorang mayor TNI. Sejak tahun 1955 ia menetap di luar ne­geri; berkarya di Rusia, jerman Barat, dan Belan­da; mengajar serta menye­barluaskan bahasa Indone­sia di berbagai perguruan tinggi negara-negara ter­sebut.

Tahun 1955, Departe­men Pendidikan dan Peng­ajaran menawarkan kepa­da sejumlah guru bahasa Indonesia mengajar ke luar negeri dalam rangka pertu­karan mahaguru. Dari lima orang pendaftar, hanya sa­tu orang yang bertahan se­telah mengetahui bahwa mereka akan ditempatkan di Uni Soviet. Yang bertahan itu adalah Profesor Usman Effendi.

Effendi berangkat ke Uni Soviet setelah dianggap cukup mahir berbahasa Rusia. Kuliah pertama dibe­rikan di Universitas Leningrad. Setelah enam tahun di sana, ia pindah ke Jerman Barat. Selama itu ia me­nulis buku tentang dongeng-dongeng Indonesia dalam bahasa Rusia.

Di Jerman Barat Effendi mengajar di Universitas Hamburg. Tahun 1965 ia meraih gelar doktor dalam Ilmu Filsafat dengan tesis berjudul Terjadinya Per­kembangan dan Kesulitan-kesulitan Bahasa Indone­sia. Dari Jerman ia pindah ke Nederland. Di sana ia mengajar di Universitas Leiden dan Amsterdam sambil menyusun kamus bahasa Indonesia-Belanda.

Bagi Effendi, mengarang buku pelajaran sudah tak asing lagi. Tahun 1936 ia menulis lima jilid buku Pe­lajaran Bahasa Melayu untuk murid sekolah dasar. Selain itu ada beberapa buku pelajaran bahasa lain­nya yang ia tulis. Sebagai ganti pembelian saham PT Penerbitan Gunung Agung, Jakarta, Effendi menye­rahkan enam naskah buku untuk diterbitkan. Ia me­ngatakan tidak pernah menyesal meninggalkan ja­batan kemiliterannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *