Advertisement

Sastrawan dan dramawan terkemuka Inggris. Meskipun ia hidup dan berkarya sejak abad ke-16 hingga abad ke-17, karya-karyanya tetap abadi dan banyak dipelajari serta dipentaskan di seluruh pelosok dunia.

Shakespeare lahir di desa Stanford-on-Avon, daerah lembah yang dikelilingi bukit-bukit. Ayahnya pedagang bulu domba. Setelah menyelesaikan Sekolah Latin dalam usia 13 tahun, ia membantu ayahnya berdagang.

Advertisement

Tahun 1586 ia meninggalkan tempat kelahirannya dan bergabung dengan rombongan sandiwara pimpinan Richard Burbage. Semula ia bermain di The Theatre bentukan Burbage lalu diganti dengan The Globe (1599). Diawali dengan memegang peran kecil, ia mengembangkan kariernya dengan memegang peran berarti.

Shakespeare menuliskan naskah-naskahnya sesuai dengan bentuk gedung teater pada waktu itu dan para pemainnya.

Ia menulis Hamlet, Othello, dan King Lear untuk dimainkan oleh aktor Richard Burbage, sedangkan Midsummer Night’s Dream dan Much Ado About Nothing untuk dipentaskan oleh pemain komedi Will Kampe. Semua karyanya meliputi 37 tragedi dan komedi ditambah dengan puisi naratif Venus, Adonis, The Rape of Lucrese, dan sejumlah soneta.

Karyanya dilahirkan dalam tiga periode. Periode pertama (1590-1594) terdiri atas komedi, tragedi, dan sejarah. Pada masa ini ia memberi penekanan pada alur dan kurang menggali karakter. Alur tersusun agak longgar dan masih mirip dengan sumber aslinya. Gaya puitiknya masih mencari bentuk dan penuh dengan bunga kata-kata yang tidak secara langsung menggambarkan perkembangan watak pelaku-pela- kunya. Lakon-lakonnya dalam periode ini meliputi The Comedy of Error, Henry VI, Richard III, The Taming of the Shrew, Titus Andronicus, dan The Two Gentlemen of Verona.

Dalam periode II (1595-1600) drama sejarah dan komedinya semakin matang. Alur dan penggambaran karakter menjadi semakin kuat yang kelak memuncak pada periode III. Drama-drama yang diciptakannya dalam masa ini adalah A Midsummer Night’s Dream, Richard III, Love’s Labour s Lost, Romeo and Juliet, The Merchant of Venice, Henry IV, As You Like It, Julius Caesar, Much Ado About Nothing, Twelft Night, dan Merry Wives of Windsor.

Puncak kreativitasnya tercapai dalam periode III. Dalam masa ini bentuk karyanya sebagian besar ber-jenis tragedi, sedangkan sejumlah drama komedinya pun bersifat “pahit”. Karya-karyanya meliputi Hamlet. Othello, Macbeth, King Lear, Anthony and Cleopatra, Coriolanus, Troilus and Cressida, Measure for Measure, Timon of Athens, dan Pericles. Hanya drama yang disebutkan terakhir yang berakhir dengan kebahagiaan.

Pada periode IV sebagian besar karya dramanya berbentuk cerita roman, meliputi Cymbeline, The Winter’s Tale. The Tempest, dan Henry VIU. Di sam-ping drama, Shakespeare menulis sejumlah puisi epik dan lirik.

Incoming search terms:

  • informasi tentang shakespeare (1564-1616)
  • materi tentang shakespearen
  • mengenal william shakespeare
  • pengertian tentang shakespeare

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • informasi tentang shakespeare (1564-1616)
  • materi tentang shakespearen
  • mengenal william shakespeare
  • pengertian tentang shakespeare