Advertisement

Perahu-perahu Madura terdiri dari berbagai bentuk dan ukuran dari jenis yang paling kecil hingga jenis paling besar, yang dibuat dari papan dengan daya muat yang besar. Perahu dengan daya muat besar di Madura disebut juga dengan perahu. Pembuatan perahu Madura biasanya dilakukan dengan gotong royong.

Proses Pembuatan

Advertisement

Produksi perahu dilakukan secara bertahap sebagai berikut.

  1. Persiapan kayu konstruksi. Papan-papan kayu dengan ketebalan sekitar 4-5 cm yang telah dikumpulkan dari tahun ke tahun dipersiapkan untuk membentuk dinding perahu. Selain itu dipersiapkan pula balok-balok kayu dengan berbagai ukuran. Untuk balok kayu biasanya digunakan kayu nyamplong dan untuk papan dipergunakan kayu jati atau kayu besi.
  2. Pembuatan papan-papan lengkung. Papan kayu yang tidak digergaji dibentuk atau dilengkungkan dengan cara memanaskannya melalui tungku khusus. Pada waktu papan kayu jati dipanaskan dengan suhu tertentu, kedua ujungnya diberi pemberat sehingga sedikit demi sedikit papan itu melengkung. Dalam proses pelengkungan itu, papan kayu jati disiram dengan air pada saat-saat tertentu agar kayu tidak terbakar. Pemanasannya memerlukan waktu sekitar setengah sampai tiga perempat jam, tergantung pada kondisi kayu yang dilengkungkan.
  3. Pembuatan lunas perahu. Pembuat lunas merupakan bagian yang terpenting dari sebuah perahu karena bagian ini adalah bagian yang rawan terhadap kebocoran. Lunas perahu dibuat dengan mempergunakan kayu jati berukuran sekitar 1-20 cm dengan ukuran panjang sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu dibuatlah ujung perahu atau disebut juga lenggi untuk disatukan dengan lunas perahu. Orang Madura menamakan pemasangan ujung perahu itu sebagai makabin lenggi.

Bahan Pembuatan

Ada beberapa jenis kayu yang dipilih orang Madura untuk membuat pe-rahu, dan ada pula beberapa larangan untuk menggunakan kayu tertentu. Mereka dilarang membuat perahu dari kayu nangka, kayu yang bermata-kayu, kayu cabang pohon, atau kayu bekas terkena petir. Kayu utama untuk dibuat perahu adalah kayu jati dan kayu camplong. Biasanya kayu-kayu bahan baku perahu tersebut dikumpulkan sedikit demi sedikit dari tahun ke tahun. Diperkirakan bahan kayu yang diperlukan untuk membuat sebuah perahu Madura sekitar 4 meter kubik.

Selain bahan dasar berupa kayu jati dan camplong, dikumpulkan pula sabut kelapa dan kulit kayu camplong atau disebut juga gelam. Serat sabut kelapa dipilin dengan gelam sehingga berbentuk seperti tali. Tali-tali gelam ini digunakan untuk menyumpal sela-sela atau bagian badan perahu yang berlubang atau yang diperkirakan akan berlubang. Dalam menutup sela-sela ini diperlukan juga dempul kayu yang dibuat secara tradisional dari campuran minyak jarak dan bubuk kapur yang keduanya ditumbuk bersamaan. Jika minyak jarak sulit ditemukan, mereka dapat menggunakan minyak nyamplong atau minyak kelapa.

Layar perahu Madura biasanya dibuat dari kain blacu tebal. Hiasan pada badan perahu digarap dengan bahan cat minyak, tergantung pada pesanan atau tukangnya. Teknik pembuatan perahu Madura memiliki kesamaan dengan tradisi Asia Tenggara terutama dalam teknik penyambungan papan satu dengan papan lainnya tanpa paku besi, tetapi dengan pasak kayu. Pasak kayu akan lebih tahan lama jika dibandingkann dengan paku besi yang tentu akan berkarat jika kena air.

Peralatan

Para pembuat perahu di Madura pada umumnya menggunakan sejumlah alat yang beragam dilihat dari bentuk, bahan, dan kegunaannya. Beberapa nama alat-alat tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini (Asiarto, 1996-1997).

 

Jenis Peralatan Pembuatan Perahu Madura

No.         Jenis alat              Kegunaan

1              pahat kayu          mengukir lenggi perahu (berukuran besar, sedang dan kecil)

2              pahat lengkung mengukir hiasan perahu (berukuran besar, sedang dan kecil)

3              palu kayu             memahat

4              palu besi              memukul

5              gergaji  memotong dan membelah

6              bor kayu              melubangi

7              pasah atau ketam            meratakan dan menghaluskan permukaan

8              penjepit papan menjepit papan (terbuat dari besi)

9              petel     memotong, menipiskan

10           tungku  khusus untuk melengkungkan kayu

11           linggis    mencungkil, mengangkat

12           bor kecil               melubangi

13           sipatan membuat permukaan menjadi datar

14           tokolkayu            untuk pahat

15           tokol besi

16           jangka   membuat lingkaran

 

 

Incoming search terms:

  • cara membuat perahu kayu
  • cara membuat perahu dari papan
  • cara membuat perahu kayu kecil
  • proses pembuatan perahu kayu
  • cara membuat sampan
  • cara buat sampan kayu
  • cara membuat sampan kayu
  • cara membuat sampan dari papan
  • cara membuat perahu
  • cara membuat perahu sampan

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • cara membuat perahu kayu
  • cara membuat perahu dari papan
  • cara membuat perahu kayu kecil
  • proses pembuatan perahu kayu
  • cara membuat sampan
  • cara buat sampan kayu
  • cara membuat sampan kayu
  • cara membuat sampan dari papan
  • cara membuat perahu
  • cara membuat perahu sampan