MENJELASKAN PERUBAHAN-PERUBAHAN KELUARGA BELAKANGAN INI – Apa yang bertanggung jawab atas terjadinya keretakan hubungan perkawinan akhir-akhir ini? Mengapa orang-orang muda yang sering hidup bersama sebelum nikah, mempunyai anak lebih sedikit, dan perceraian pada tingkat yang mencemaskan? Sering dikatakan bahwa perubahan keluarga akhir-akhir ini adalah bertalian dengan nilai dan sikap yang semakin berubah dalam hubungan dengan kehidupan keluarga. Namun, penjelasan’ ini perlu sedikit diuraikan. Jikabenar, adalah tidak penting, karena kita masih akanberhadapan dengan masalah untuk menjelaskan mengapa sikap dan nilai yang berkaitan dengan perkawinan dan kehidupan keluarga itu berubah. Tapi penjelasan itu tampaknya tidak harus benar. Bukti pemungutan pendapat dan survei akhirakhir ini menunjukkan bahwa sikap dan nilai kekeluargaan belum mulai berubah sampai akhir tahun 1960-an atau awal tahun 1970-an, sementara perubahan-perubahan perilaku yang dipersoalkan akhir-akhir ini sesungguhnya mulai terjadi selama masa awal tahun 1960-an. Kalau demikian, perubahan nilai dan sikap itu sesungguhnya mengikuti, bukan menimbulkan, p erubahan perubahan perilaku (Cherlin, 1981). 

Survei Cherlin mengenai bukti yang ada menunjukkan, bahvva kecenderungan akhir-akhir ini adalah disebabkan oleh perubahan-perubahan ekonomi ‘yang mendasar yang meliputi partisipasi kaum wanita dalam angkatan kerja. \Kecenderungan itu sangat sesuai dengan kenaikan yang dramatis dalam proporsi kaum wanita yang kawin yang mempunyai anak-anak asuhan dan yang bekerja penuh di luar rumah tangga. Karena kaum wanita telah merna-suki angkatan kerja dalam jumlah yang jauh lebih besar, maka kekuasaan ekonomi mereka telah sangat meningkat, dan keadaan illi mengurangi keter-gantungan pada suami mereka. Karena itu mereka kurang cenderung untuk tetap bertahan dalam perkawinan yang tidak menyenangkan. Pada masa lalu kaum wanita sering merasa bahwa mereka sedikit saja mempunyai kesempatEm untuk mengakhiri suatu p’erkawinan yang tidak menyenangkan karena mereka sendiri akan mengalami kesulitan besar dalam mendukung diri sendiri dan anak-anak mereka. Tetapi hal ini sekarang telah berubah secara dramatis, dan dengan adanya perubahan-perubahan dalam perimbangan kekuasaan itu maka harapan kaum wanita tentang perkawinan telah berubah. Mereka mengharapkan lebih banyak dari perkawinan itu, thm cenderung mengalchirinya dengan cepat apabila tidak sesuai dengan harapan-harapan mereka. Harapan kaum pria juga telah berubah, dan karena baik pria maupun wanita sekarang sarat terlibat dalam karir mereka maka anak-anak tidak lagi sepenting dahulu. Karena itu pasangan-pasangan muda mempunyai anak yang lebill sedikit. Pada akhirnya, kohabitasi adalah suatu respons logis terhadap tingkat kegagalan perkawinan yang lebih tinggi. Karena mereka mengerti betapa berbaha. yanya perkawinan itu, maka orang muda mau memasukinya apabila sudah merasa yakin bahwa mereka bisa melakukan tugas-tugas kerumahtanggaan. Jadi, kohabitasi menjadi suatu masa percobaan untuk suatu perkawinan.

Filed under : Bikers Pintar,