Advertisement

Harun Nasution memaparkan adanya empat aspek pendekatan terhadap Tuhan yang disimpulkannya sebagai: Pendekatan Syariah (hukum), Tasauf, Filsafat dan Ilmu Kalam (Teologi Islam). Empat aspek tersebut mencerminkan bahwa ajaran Islam memiliki beberapa jalan atau pendekatan terhadap Tuhan yang sangat berpengaruh kepada perilaku, sikap, kepribadian dan berfikir setiap individu. Hal ini berarti bahwa Islam melibatkan potensi manusia secara utuh (holistik) yang berusaha mensinergikan rasio, emosi, dan jiwa. Oleh karena itu Islam sangat mengakomodasi sudut pandang yang berbeda namun tetap harus berada dalam koridor keislamannya. Islam tidak memandang suatu masalah dengan pendekatan parsial; ekonomi, budaya, sosial, technologi, hukum semata, melainkan ditinjau dari berbagai aspek yang bernuansa holistik, seperti hukum (syariah), filsafat (rasio), hati atau qalbu (tasauf) dan teologi, Oleh karena itu Islam mengakomodasi kesetaraan, kebebasan membentuk jati diri serta sangat menghargai pendapat dan kepercayaan orang lain, seperti yang digambarkan dalam ayat al Quran ” Bagimu agama mu dan bagi kami agama kami”. Kalau dicermati bagaimana Nabi Muhammad melakukan pembelajaran Al Quran pertama kali, beliau menggunakan metode Halaqah. Di dalam sistem ini murid duduk disekitar guru (Nabi Muhammad), yang memberi makna kedekatan antara peserta didik dengan pendidik dan juga berarti adanya kontak lansung dengan peserta didik yang akan membangun kepercayaaan diri.

Advertisement
Advertisement