Advertisement

NEO POSITIVISME

Inggris: neo-positivism. Dari bahasa Latin positivus, ponere (pon positum, positio) (meletakkan). Yun: neos (baru).

Advertisement

Neo-positivisme merupakan trend filsafat abad ke-20 yar membentuk positivisme modern. Neo-positivisme mencabut filsaf dari pokok persoalannya. Menurut sistem ini, pengetahuan tentar kenyataan diberikan hanya dalam pemikiran ilmiah sehari-h. atau pemikiran ilmiah kongkret. Sedangkan filsafat mungkin han sebagai suatu analisis bahasa. Dalam analisis ini hasil dari bentu bentuk pemikiran diungkapkan. Menurut kaum neo-positiv analisis filosofis tidak menjangkau kenyataan objektif, dan hanya terbatas hanya pada pengalaman langsung atau bahasa.

Kelompok Neo Positivisme

Salah satu bentuk ekstrim neo-positivisme adalah neo-positivisn Lingkungan Wina. Dengan membatasi bidang filsafat pada emo: emosi individual, mereka langsung tiba pada solipsisme. Positivisn logis merupakan jenis neo-positivisme yang paling berpengaru Para filsuf analitis Inggris, para pengikut Moore (L. Stebbing, Wisdom, dan lain-lain) mengikuti pandangan umum neo-positivisme. Beberapa anggota aliran Lvov-Warsawa logis juga merupak; penganut neo-positivisme. Penggabungan ideologis dan organisasi nal ilmiah beraneka kelompok filsuf dan filsuf-filsuf secara indi’ dual yang memeluk pandangan-pandangan neo-positivis logistik jadi pada dasawarsa 1930-an. Mereka ini adalah para neo-positivis logis Austria-Jerman dari Lingkungan Wina (Carnap, Schlick, dan lain-lain).

Selain kelompok ini, terdapat kelompok Filsafat Ilmiah Berlin (Reichenbach, C. Hempel, dan lain-lain). Termasuk juga ke dalamnya kaum analisis Inggris, sejumlah wakil dari filsafat ilmu pengetahuan Amerika. Mereka ini menganut arah positivis-pragmatis (O. Nagel, Bridgman, dan lain-lain). Yang juga menjadi anggota dalam kelompok ini ialah aliran di Uppsala di Swedia, kelompok logika Muenster di Jerman yang dipimpin oleh H. Scholz, dan lain-lain.

Sejak dasawarsa 1930-an Amerika Serikat menjadi pusat utama neo-positivisme. Kini filsafat ini terutama diwakili oleh empirisme logis. Filsafat Linguistik merupakan satu jenis khusus neo-posi¬tivisme di Inggris. Sejak tahun 1950-an disinyalir neopositivisme telah mengalami krisis ideologi yang mendalam. Ini nyata dalam ketidakmampuannya untuk memecahkan persoalan-persoalan nyata pandangan dunia ilmiah dan metodologi ilmu pengetahuan. Dan ia dikritik oleh wakil-wakil dari filsafat Barat seperti: pasca-positivisme dan rasionalisme kritis.

Incoming search terms:

  • neo positivisme

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • neo positivisme