Advertisement

Nilai dan Persepsi

Ciri khusus dari persepsi-nilai kita tergantung pada sifat hakik nilai itu sendiri. Kalau nilai terpisah dari eksistensi, nilai sama sekali tidak dapat dimasuki oleh akal manusiawi yang tertuju kepada eksistensi. Karena nilai itu menampakkan dirinya hanya kepada perasaan emosional, akibatnya terdapat sejenis irasionalisme- nilai. Lawan irasionalisme-nilai adalah rasionalisme-nilai yang mereduksikan ciri khusus nilai pada eksistensi saja. Di antara kedua ekstrim ini terdapat hal seperti: persepsi intelektual terhadaf nilai. Dalam pandangan ini, nilai dilihat dengan intelek karena obyek intelek adalah yang-ada dan yang-ada menurut kodratnys bernilai. Namun, pandangan ini tidak dapat menjadi penjelasar menyeluruh mengenai nilai Karena, nilai menyempurnakan yang- ada dan karenanya hanya menemukan jawaban yang seluruhnyi sesuai dengan yang-ada bilamana nilai juga berkaitan dengar emosi-emosi dan dengan kehendak. Karena itu persepsi-nilai in telektual selalu dikondisikan oleh emosi dan hasrat.

Advertisement

Advertisement