ARTI DEFINISI PENGERTIAN - Share Science Info

Advertisement

PENGERTIAN – ARTI INDIFERENSI

INDIFERENSI Inggris: indifference. Terjemaham Yunani in (tidak) dan dtaphoros (berbeda). Istilah ini telah diterapkan pada berbagai problem filosofis. 1. Menyangkut nilai, misalnya kaum Stoa, Cynik dan Skeptik berpandangan bahwa orang tidak bisa indiferen (acuh tak acuh) terhadap kebajikan dan kefasikan. Kebajikan harus dicari dan kefasikan dihindari. Akan tetapi orang sebaiknya indiferen berkenaan dengan semua sikap

PENGERTIAN – ARTI INDETERMINISME

INDETERMINISME Inggris: indeterminism (ethics); dari bahasa Latin in (tidak) dan deterninare — de (dari) dan terminus (batas). 1. Teori bahwa pikiran (kesadaran, diri, jiwa, kepribadian) adalah pelaku yang bebas untuk menghasilkan akibat-akibat seperti keputusan-keputusan moral. 2. Makhluk rasional mempunyai kebebasan untuk menentukan pilihan tanpa dipaksa atau dibatasi oleh hal-hal yang diluar (terlepas dari) tindakan itu.

PENGERTIAN – ARTI INDETERMINASI (METAFISIKA)

INDETERMINASI (METAFISIKA) Inggris: indeterminism (metaphysics) dari bahasa Latin indeterminatu. (tidak terbatas, tidak tentu). 1. Teori bahwa beberapa kejadian tidak mempunyai sebab-sebab. 2. Teori bahwa beberapa kejadian a) tidak dapat dijelaskan ber dasarkan hukum-hukum atau prinsip-prinsip umum, universa dan b) tidak dapat diprediksi, bukan karena kita tidak mem punyai pengetahuan, melainkan disebabkan suatu ciri inherei (melekat)

PENGERTIAN – ARTI IMUTABILITAS

IMUTABILITAS Inggris: immutable; dari bahasa Latin im (tidak) dan mutan (berubah). 1. Mutlak tidak berubah. Tetap sama. Tidak berubah. 2. Tidak dapat berubah. Ketakberubahan (imutabilitas) suatu eksistensi berarti tidak ada perubahan real dalam eksisten (apa yang ada). Tetapi keadaan ini tidak berlaku jika ada perubahan yang datang dari luar. Hal-hal material dan hal-hal yang terikat

PENGERTIAN – ARTI IMPROBABILISME

IMPROBABILISME Inggris: improbdbilism; dari kata Latin im (tidak) dan probabilis (dapat dibuktikan). Teori bahwa tidak mungkin ilmu pengetahuan empiris memberikan nilai-nilai probabilitas positif kepada hipotesis atau teori- teori untuk memperlihatkan derajat konfirmasinya. Ilmu pengetahuan hanya dapat memperlihatkan improbabilitas dan falsifialitas hipotesis atau teori-teori.

ARTI IMPRESI MENURUT HUME

 Impresi menurut David Hume dapat diartikan sebagai berikut: 1. Data inderawi yang langsung, tidak disimpulkan, tidak ditafsirkan, yang disajikan kepada kesadaran, atau yang muncul dalam kesadaran. 2. Pencerapan citra inderawi. 3. Pengalainan primitif (asli) dan tidak dapat direduksi. 4. Pengalaman asli dan tak dapat dijabarkan yang menjadi dasar seluruh pengetahuan.

PENGERTIAN – ARTI IMPRESI

IMPRESI Inggris: impression-, dari bahasa Latin in (dalam, pada, di atas) dan premere (menekan, mencap). 1. Efek (akibat) sadar langsung dan sesaat yang dihasilkan oleh rangsangan pada pancaindera. 2. Suatu ide yang belum dibedakan, uraum, ingatan, pendapat, atau gagasan.

PENGERTIAN – ARTI IMPERATIVISME

IMPERATIVISME Inggris: imperativism. Pandangan bahwa moralitas adalah bahasa perintah, petunjuk: seperangkat perintah atau anjuran untuk bertindak atau untuk tidak bertindak dengan cara khusus tertentu.

PENGERTIAN – ARTI IMPERATIF

IMPERATIF Dari Latin imperare (memerintah). Bahasa etika dalam tingkat praktis agak penuh dengan imperatif-imperatif, entah dinyatakan secara positif atau negatif, secara singular atau universal. Banyak dari imperatif ini bersifat hipotetis (jika ingin dihargai, jujurlah). 1. Kant berpendapat bahwa di samping imperatif-imperatif hipotetis, etika memerlukan dan memperlihatkan juga suatu Imperatif kategoris. Apakah ada Imperatif kategoris atau

DEFINISI IMORTALITAS

Secara historis, imortalitas jiwa merupakan suatu ciri dari sistem— sistem yang berorientasi kepada nilai: idealisme, dualisme, pluralisme; dan bukan ciri sistem-sistem materialistik, sebab di situ jiwa. atau diri ditafsir sebagai produk pemfungsian tubuh. 1. Socrates menampilkan sejumlah bukti imortalitas. Misalnya: kesatuan tak terbagikan dari jiwa, dan keabadian hal-hal yang berlawanan. 2. Pandangan Aristoteles mengenai materi