ARTI DEFINISI PENGERTIAN - Share Science Info

DEFINISI NASIB

1. Takdir: keniscayaan di dalam benda-benda yang mendorongnya terjadi sebagaimana terjadi. 2. Peruntungan: sesuatu yang ditentukan bagi seseorang. 3. Penyelenggaran Ilahi: dalam hal ini nasib dianggap sebagai hasil inteligensi yang rasional, baik, direncanakan, niscaya. 4. Peruntungan seseorang yang dibentuk oleh daya-daya yang tidak dapat dikendalikan. 5. Dalam konsep religius, nasib mengacu pada suatu kekuatan adikodrati

ARTI NASIB

NASIB Inggris: fate dari Latin fatum yang berarti sabda dewa, ramalan, perkataan orang bijaksana, “apa yang ditetapkan terjadi, oleh para dewa dewi”; takdir. Yunani: moira. Nasib adalah apa yang dititahkan atau ditakdirkan terjadi. Istilah ini bersifat pra-filosofis, yang diambil dari mitologi. Dalam mitologi Yunani nasib adalah keputusan Zeus; dalam mitologi Romawi, i» upan Jupiter. Dalam

PENGERTIAN – ARTI NAMA

NAMA 1. Dalam logika, nama adalah suatu ungkapan yang menunjukkar sebuah objek, dalam arti luas, sebagai segala sesuatu yang da pat kita sebut dan bukan hanya sebagai suatu objek material Semantika logis umumnya menggeluti apa yang disebut segitigt semantik: a) nama; b) objek yang ditunjukkan oleh nama (de notat atau designatum c) arti nama. 2.

DEFINISI MUSTAHIL

MUSTAHIL, SECARA LOGIS Inggris: logically impossible. 1. Apa yang merupakan suatu kontradiksi-diri (seperti: “sebual segi banyak dengan hanya dua sudut”, atau “benda yang ber ada secara penuh dalam dua ruang yang berlainan pada wakti yang sama”. 2. Bentuk-bentuk pernyataan yang tidak betul secara logis (seperti p dan bukan p). Semua kontradiksi yang bukan diri sendir

DEFINISI KEMUNGKINAN

1. Salah satu pembedaan yang paling pokok ialah pembedaan antara kemungkinan logis (konsep, hipotesis, atau teori yang konsisten dalam dirinya) dan kemungkinan real (kemungkinan- kemungkinan yang mempunyai akar dalam alam semesta, yang mungkin sekali membuat mereka bereksistensi). 2. Suatu pembedaan yang agak mirip, yang umum pada periode Abad Pertengahan, ialah pembedaan antara kemungkinan absolut (atau

PENGERTIAN KEMUNGKINAN

MUNGKIN/KEMUNGKINAN Inggris: possible/possibility, dari Latin possibilis — dari posse, polis (dapat) esse = to be (berada). 1. Dapat ada atau terjadi. 2. Dapat menjadi. Memiliki potensi untuk ada. 3. Apa yang biasanya terjadi, tetapi tidak harus terjadi. 4. Apa yang mungkin terjadi. Tidak bertentangan dengan apa yang dapat terjadi, atau dengan apa yang mungkin terjadi,

DEFINISI MUKJIZAT

MUKJIZAT Inggris: miracle; dari Latin miraculum, mirari (mengagumi). Istilah ini menunjuk kepada apa yang menyebabkan keheranan. Biasanya dipakai untuk menunjukkan sebuah peristiwa yang dianggap tidak termasuk dalam tata alamiah. Konon dulu semua pemimpin agama besar melakukan banyak mukjizat. Namun kebanyakkan mereka, termasuk Confucius, Lao-Tzu, Buddha, Muhammad saw, dan Kristus dalam beberapa perkataan mereka, menolak mukjizat

PENGERTIAN – ARTI MOTIF

MOTIF Inggris: motive; dari Latin motivus dari mover:, motum (menggerakkan, memindahkan). Dorongan sadar dari suatu tindakan untuk merumuskan kebutuhan-kebutuhan tertentu manusia. Motif merupakan suatu pembenaran tertentu terhadap tindakan volisional manusia, yang menyingkapkan sikapnya terhadap tuntutan-tuntutan masyarakat. Motif memainkan peranan penting dalam menilai tindakan dan perbuatan manusia, karena pada motif-motif itulah tergantung arti subjektif dari tindakan

MORALITAS TUAN

Moralitas Tuan Nietzsche mengecam moralitas jamannya pertama-tama bukan karena syarat-syaratnya yang spesifik tetapi karena dasar-dasarnya yang paling dalam. Moralitas yang dicela Nietzche adalah moralitas yang mau mengatur manusia dengan satu kriteria baik dan buruk, serta menggariskan norma tersebut sebagai kewajiban untuk semua orang. Pada Nietzsche moralitas seperti itu tak dapat diterapkan justru karena ia menganut

MORALITAS BUDAK

Moralitas Budak Moralitas budak ialah sebutan yang diberikan Nietzsche untuk sistem pikiran manapun a) yang mengendalikan dan meyakinkan orang-orang yang tertindas dan tertekan (yang terhimpit yang tertindih) bahwa mereka sebenarnya lebih baik dan lebih unggul dari orang-orang yang menekan (menindas) mereka; b) yang menciptakan ketakutan akan perubahan dan pernyataan (tuntutan) kreatif; c) yang memuja kepasifan,