ARTI DEFINISI PENGERTIAN - Share Science Info

METODE PENELITIAN SOSIOLOGIS KONKRET

METODE PENELITIAN SOSIOLOGIS KONKRET Cara-cara dan sarana yang digunakan oleh para pakar sosiolog dalam mengumpulkan informasi primer dan menganalisisnya. Ter dapat tiga kelompok metode seperti itu. 1. Kelompok pertama mencakup kepastian fakta-fakta tungga dan akumulasi data primer. Fakta-fakta dipastikan dengan ob servasi langsung, analisis dokumen-dokumen, atau dengan pe nelitian. Pada tingkat penelitian ini pentinglah untuk

METODE LOGISTIK

METODE LOGISTIK Dalam matematika dan logika modern, metode logistik merupakan suatu metode untuk membangun sistem-sistem dan kalkulus yang diformalisasikan. Sistem-sistem ini dibangun di atas dasar formal murni, dan merupakan susunan maupun urutan simbol- simbol seraya mengabaikan arti yang terkandung di dalamnya Kadangkala metode logistik meliputi interpretasi serta pemben tukan suatu sistem formal.

PROSES INDUKSI

Proses Induksi Silogisme induksi berkutat dengan soal premis mayor dari silogismt deduktif. Contoh: Semua orang bisa mati. Ahmad manusia. Maka Ahmad bisa mati. Pernyataan semua manusia bisa mati bila intuisi, mesti berdasarkan pengamatan Premis muyoi u mu, manusia bisa mati mempunyai kepastian, tetapi bukan kepastian matematis. Premis mayor dipakai terus dan ISI premis ini semaki

METODE INDUKTIF J.S. MILL

METODE INDUKTIF J.S. MILL Tujuannya 1. J. Stuart Mill melihat bahwa logika sebenarnya mengatur cara kerja induktif. Logika tidak hanya semata-mata memberikan patokan deduksi yang dirumuskan dalam silogisme. Ia melihat bahwa dalam deduksi silogistis tidak ada pengetahuan baru yang dihasilkan. 2. Logika induktif bertujuan menghindari dua ekstrem generalisasi empiris dan mencari dukungan pada sebuah teori

PROSEDUR METODE ILMIAH

Prosedur Metode Ilmiah Dalam sebagian terbesar kasus, metode ilmiah mengandaikan bahw; apapun yang terjadi mempunyai sebab khusus yang disusuli akibai khusus pula. Metode ilmiah mengandaikan, akibat-akibat dapai disimpulkan (diprediksi) dari pengetahuan empiris tentang sebab sebab. Metode ini mengandaikan pula, pengetahuan tentang sebab sebab dapat diperoleh dari pengetahuan tentang akibat-akibat. Metode ilmiah mulai dengan merumuskan hipotesis

METODE ILMIAH

METODE ILMIAH Beberapa Pengertian 1. Metode ilmiah merupakan sistem konseptual yang bersifat empiris, eksperimental, logikomatematis. Sistem ini mengatui dan mengaitkan fakta-fakta dalam suatu struktur teori-teori dan inferensi (penyimpulan). 2. Metode ilmiah merupakan istilah kolektif yang menunjukkar bermacam-macam proses dan langkah yang dilalui bermacam macam ilmu dalam perkembangannya.

METODE HISTORIS KOMPARATIF

METODE HISTORIS KOMPARATIF Metode penelitian dan penjelasan gejala-gejala yang menarik kesimpulan tentang pertalian genetis, yaitu asal-usul yang sama, dengan menegaskan kemiripan bentuk. Bila diterapkan pada kebudayaan, metode historis-komparatif mereproduksi dan membandingkan unsur-unsur tertua yang umum bagi pelbagai bidang kebudayaan material dan pengetahuan. W. Humboldt dan khususnya Comte paling bertanggung jawab atas perkembangan metode historis-komparatif dalam

METODE HIPOTETIKO-DEDUKTIF

METODE HIPOTETIKO-DEDUKTIF Dengan metode ini proposisi-proposisi tertentu dikembangkan sebagai hipotesis-hipotesis dan ditundukkan kepada verifikasi dengan mendeduksikan akibat-akibat dan membandingkan akibat-akibat itu dengan fakta-fakta. Hipotesis awal dinilai berdasarkan perbandingan semacam ini, melalui prosedur yang agak rumit dan tahap per tahap. Prosedur ini merupakan pengujian panjang terhadap hipotesis yang dapat mencapai substansiasi hipotesis dan penerimaan atau penolakan

METODE DEDUKTIF

METODE DEDUKTIF Metode inferensi (penyimpulan) ilmiah yang seluruhnya didasarkan pada teknik-teknik deduktif. Dalam filsafat telah dilakukan upaya-upaya untuk menarik garis pembedaan antara metode ini dan metode-metode lain (seperti metode induktif) yang pada kenyataannya saling melengkapi. Penalaran deduktif berabad-abad ditentukan oleh usaha praktis dan kognitif manusia. Metode ini merupakan salah satu metode inferensi ilmiah yang sah.

METODE NEWTON

METODE NEWTON Dalam karya Newton, Mathematical Principles of Natural Philosophy, Book III, ditemukan Empat Kaidah Penalaran dalam Filsafat Alam sebagai dasar metodenya. 1. Kita tidak boleh menerima sebab-sebab lain lagi dari objek (benda) alamiah selain sebab-sebab yang sekaligus benar dan mencukupi untuk menjelaskan tampakan objek (benda) alamiah tadi. 2. Bagi akibat-akibat alamiah yang sama, sedapat