ARTI DEFINISI PENGERTIAN - Share Science Info

PENGERTIAN – ARTI LAKSISME

LAKSISME Inggris: laxism Suatu ajaran yang menyatakan bahwa keraguan kecil saja akan eksistensi suatu hukum akan menghilangkan kewajiban untuk menaatinya. Pandangan ini dilawankan dengan rigorisme. Laksime tidak digugat secara langsung sebagai teori. Tetapi ia digugat secara langsung sebagai bahaya tertentu yang kadang-kadang timbul dalam perdebatan rnenyangkut keraguan terhadap suara hati. Laksismt dapat disanggah. Ini disebahkan

ARTI LAISSEZ-FAIRE

LAISSEZ-FAIRE Perancis: laissez /aire membiarkan hal-hal berlangsung tanpa campur tangan, membiarkan (orang-orang) mengerjakan, membuat (apa yang mereka sukai). Kadang-kadang Jaisser /aire, laisser passer. 1. Filsafat tentang tidak adanya campur tangan pemerintah dalam kegiatan-kegiatan ekonomis individu (seperti dalam produksi, pemasaran, perdagangan, keuangan, investasi, periklanan). 2. Suatu filsafat tentang usaha bebas yang didasarkan atas pemilikan pribadi terhadap

ARTI LAMAISME

LAMAISME Sistem ajaran agama dan politik yang dari abad ke-15 hingga ke-20 merajai Tibet dengan pengaruh spritual; juga di Mongolia, Cina, dan Siberia. 1. Pertengahan abad ke-15, kaisar Cina (yang juga menguasai Tibet) melantik dua orang bhiksu Budha, yang satu pemimpin rohani; lainnya pemimpin duniawi Tibet. Sang pemimpin rohani disebut Dalai Lama; pemimpin duniawi Pantshen

DEFINISI KUANTITAS

KUANTITAS 1. Bagi Aristoteles, kuantitas merupakan saiah satu kategori pokok. Kuantitas, menurutnya, berdiri sendiri atau bersambung. Jika bersambung, kuantitas merupakan besaran atau rentangan waktu. Kuantitas juga dapat dibagi lebih lanjut ke dalam unit-unit dari jenis yang sama. 2. Dalam Skolastisisme, dan khususnya dalam Thomisme, kuantitas merupakan aksiden ekstensif dari substansi. Dan bagi Thomas Aquinas, dalam

ARTI KUANTITAS

KUANTITAS Inggris: quantity. Latin: quantitas (jumlah) dari quantus (bagaimana besarnya); quam (menyatakan tingkat), tcrjemahan dari Yunani poson. 1. Kuantitas adalah ciri yang membedakan benda korporeal (material) dari semua bentuk eksistensi lainnya. Kuantitas dari suatu benda dapat dibagi ke dalam bagian-bagian yang memiliki ciri yang sama dengan keseluruhan dan mempunyai kesanggupan untuk berada sebagai benda-benda yang

ARTI KUALITAS INDRAWI

Kualitas Indrawi Kualitas-kualitas inderawi ialah 1) pelbagai determinasi atau atribut benda yang digolong-golongkan oleh sensibilitas (kemampuan pengindraan) subjek. Kualitas-kualitas indrawi itu termasuk dalam jangkauan beberapa indra. Misalnya, kualitas bentuk bagi indra penglihatan dan perabaan. Atau kualitas-kualitas indrawi itu hanya menjadi milik indra-indra tertentu. Misalnya, kualitas warna hanya untuk indera penglihatan. Kelompok pertama disebut kualitas-kualitas indrawi

ARTI KUALITAS DAN KUANTITAS

Kualitas dan Kuantitas 1. Kualitas hendaknya dibedakan dari kuantitas, yang memberikan keluasan dan kemungkinan untuk dibagi kepada penyandangnya. Karen a tidak dapat dibagi di dalam dirinya sendiri, kualitas dapat dibagi hanya karena ketergantungannya pada penyandangnya yang mempunyai keluasan. Apakah kualitas sungguh-sungguh berbeda atau tidak dari substansi dan kuantitas dari ada korporeal, tergantung apakah ada atau

DEFINISI KUALITAS

1. Sebagai salah satu kategori pokok Aristoteles, kualitas adalah sesuatu yang membuat sesuatu apa adanya. Suatu kualitas mungkin suatu kebiasaan, disposisi, kemampuan, atau forma dan bentuk suatu hal. 2. Dalam logika tradisional orang berbicara tentang kualitas proposisi-proposisi kategoris. Dengan ini dimaksudkan karakteristik afirmatif atau negatif suatu proposisi. 3. Kant mengikuti Aristoteles maupun logika tradisional dengan

PENGERTIAN – ARTI KUALITAS

KUALITAS Inggris: quality-, Latin: qiialitas (sifat, khasiat) qualis (seperti, demikian, begitu), terjemahan dari Yunani poion. 1. Secara umum, semua kondisi dari suatu benda, entah kondisi itu niscaya/mutlak, entah sekadar tambahan pada benda itu. 2. Dalam arti lebih sempit, semua bentuk aksidental merupakan kualitas. Selaku kategori khusus, kualitas adalah determinasi inti, mutlak dari substansi yang berbeda

DEFINISI KRITERIA

1. Secara historis, istilah ini muncul sesudah Aristoteles dalam perdebatan epistemologis antara kaum Stoa yang mengklaim pengetahuan dapat dipastikan dan kaum Skeptis yang meragukan kemungkinannya. Istilah ini setidaknya dikembalikan kepada Chrysippus, yang pemecahannya melahirkan “paham-paham umum”. 2. Gassendi mengetengahkan bahwa kriteria Descartes, yaitu kejelasan dan keterpilahan, pada gilirannya memerlukan suatu kriteria, dan demikian suatu pencarian