ARTI DEFINISI PENGERTIAN - Share Science Info

LANGUAGE (BAHASA) ADALAH

Aspek sentral dan marginal. Language (bahasa) adalah Implikasi dari subjek ini sangatlah luas dan bervariasi sehingga bahasa dapat dikatakan merupakan aspek sentral dan marginal bagi pemikiran so­sial modern. Ia merupakan aspek sentral ketika konsep hakikat bahasa dan bahasa itu sendiri telah memberikan gagasan pen­ting—atau setidaknya metafora penting­bagi pemikiran tentang sifat dari masyara­kat. (Ide bahwa “masyarakat

LINGUISTIC PHILOSOPHY (FILSAFAT BAHASA) ADALAH

Filsafat tentang bahasa. Linguistic philosophy (filsafat bahasa) adalah Ini adalah istilah yang agak menyesatkan, menunjukkan kesan bahwa ini berkaitan dengan filsafat tentang bahasa. Dalam ke­nyataannya, ekspresi ini kebanyakan di­pakai untuk gerakan filsafat tertentu yang mengkristal di Cambridge di bawah kepe­mimpinan Ludwig Wittgenstein (1889- 1951) menjelang Perang Dunia II. Gerakan ini mendominasi panggung filsafat di Ing­gris

LITERATURE (KESUSASTRAAN) ADALAH

Kesusastraan dunia. Literature (kesusastraan) adalah Ada tiga tipe definisi dalam tulisan­tultsan tentang kesusastraan: berdasarkan kualitas teks sastra yang membedakannya dari jenis tulisan lain; berdasarkan respons estetis di pihak pembaca; dan berdasarkan fungsi sosialnya. Bahasa sastra. Kaum formalis Rusia pada awal de­kade abad ke-20 berusaha menciptakan kesusastraan dalam tulisan-tulisan yang secara sekilas bisa dibedakan dari bahasa

LIBERTARIANISM (LIBERTARIANISME) ADALAH

Intervensionisme ekonomi. Libertarianism (libertarianisme) adalah Istilah menegaskan bahwa kebebasan individual adalah nilai politik utama dan bahwa PROPERTY privat adalah perlindungan insti­tusional paling penting. Istilah ini dipakai di AS setelah Presiden Franklin Delano Roosevelt (1933-1945), yang pendukung­nya menggunakan nama “liberalisme” un­tuk intervensionisme ekonomi dan politik­nya. Karena itu, oponen mereka yang juga menolak konservatisme mulai menyebut dirinya

LIBERATION THEOLOGY (TEOLOGI PEMBEBASAN) ADALAH

Teori Marxis dan neo-Marxis. Liberation theology (teologi pembebasan) adalah Konstruksi iman Kristen teoretis yang pertama kali dielaborasi di Dunia Ketiga, teologi pembebasan bertujuan mengha­dirkan kebebasan dari penindasan seb­agai persoalan yang memuat signifikansi religius. Konsep ini berasal dari Amerika Latin pada 1960-an. Teologi pembebasan memadukan konsep dari ilmu-ilmu sosial dengan ide-ide biblikal dan teologis. Secara khusus,

LABOUR MARKET (PASAR TENAGA KERJA) ADALAH

Permintaan dan penawaran. Labour market (pasar tenaga kerja) adalah Ini adalah konsep abstrak, dipakai untuk men­deskripsikan aransemen institusional yang mengatur alokasi dan penetapan harga tenaga kerja dalam masyarakat kapitalis. Para ekonom sering menggunakan analogi pasar buah untuk menjelaskan struktur dan cara kerja pasar tenaga kerja. Seper­ti apel dan mangga, tenaga kerja dibeli dan dijual dalam

INTERESTS (KEPENTINGAN) ADALAH

Meningkatkan keuntungan. Interests (kepentingan) adalah Mengatakan bah­wa suatu tindakan, kebijakan atau urusan adalah demi kepentingan suatu individu, organisasi atau kelompok berarti menun­jukkan bahwa tujuannya adalah demi meningkatkan keuntungan mereka dalam hal tertentu yang signifikan. Jadi, refer­ensi pada kepentingan mungkin dipakai untuk membela atau merekomendasikan tindakan atas nama sendiri atau atas nama orang lain, misalnya, oleh

INTEREST GROUP (KELOMPOK KEPENTINGAN) ADALAH

Opini publik. Interest group (kelompok kepentingan) adalah Ini adalah organisasi privat yang berusaha mengumpulkan nilai dan preferensi ber­sama dari anggotanya dan, dengan meng­artikulasikannya, berusaha memengaruhi opini publik dan kebijakan pemerintah. Istilah kelompok kepentingan ini men­cakup organisasi yang berfungsi terutama untuk merepresentasikan kepentingan ekonomi dari anggotanya (seperti asosiasi karyawan) dan mereka yang berusaha mempromosikan tujuan tertentu

JUSTICE (KEADILAN) ADALAH

Keadilan formal dan material. Justice (keadilan) adalah evaluasi atas institusi sosial dan politik dasar, terutama dalam hubungannya dengan distribusi manfaat dan beban, biasanya diekspresikan dalam term keadilan atau ketidakadilan. Dalam pengertiannya yang paling umum, konsep keadilan mensyaratkan agar setiap individu mendapatkan apa yang menjadi haknya. Di dalam rumusan ini kita bisa membedakan antara keadilan formal

INDUSTRIAL DEMOCRACY (DEMOKRASI INDUSTRIAL) ADALAH

Demokrasi ekonomi. Industrial democracy (demokrasi industrial) adalah Konsep ini menunjukkan ide dan praktik kerja sama antara kapital dan buruh dalam usaha bersama. Demokrasi industrial her­tujuan untuk mengatasi DIVISION OF LABOUR sosial, yaitu perbedaan hierarkis dalam proses produksi. Dalam pengertian yang lebih luas, ia diasosiasikan dengan proses PARTICIPATION umum dan demok rat isasi masyarakat (Lauck, 1926).
Page 23 of 1486:« First « 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 » Last »