ARTI DEFINISI PENGERTIAN - Share Science Info

Advertisement

PRINSIP ULTRASONOGRAFI (SONIC IMAGING)

Bagian-bagian yang terpenting dari suatu sistem sonic imaging (pencitraan gelombang suara) ada-lah : 1. Tranduser. 2. Berkas gelombang ultrasonik. 3. Sistem display berupa tabung sinar katoda atau monitor televisi. Gelombang cuara ultrasonik ini dihasilkan oleh kristal-kristal yang terdapat dalam suatu alat yang disebut transduser. Di dalamnya terdapat suatu elemen kristal yang disebut kristal piezo-electric. Kristalkristal

EFEK ANTHELMINTIK PERASAN BUAH MENGKUDU

Dalam rangka memenuhi kebutuhan protein hewani, akhir-akhir ini pemerintah giat menggalakkan panca usaha peternakan, antara lain pencegahan, pengawasan dan pemberantasan penyakit ternak. Penyakit ternak secara ekonomis sangat merugikan peternak karena dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan, penurunan produksi dan kematian ternak. (Hungeford, 1975). Cacingan merupakan salah satu penyakit hewan yang paling banyak menyerang ternak terutama jenis rumintania.

PENGERTIAN SUBSISTEM PEMASARAN

Penelitian subsistem ini tidak dapat dilakukan sebagai bagian yang berdiri sendiri, tetapi harus melalui telaah secara integral dalam suatu sistem. Dengan demikian berarti pembinaan dan pengembangan pemasaran output pertanian terkait erat dengan pembinaan dan pengembangan seluruh subsistem agribisnis secara terpadu. Keterpaduan subsistem agribisnis dalam konteks pembinaan dan pengembangan pemasaran output pertanian dapat dilihat pada diagram

Arti Diversifikasi Usaha Tani

Diversifikasi pertanian merupakan suatu proses untuk mentransformasikan sektor pertanian sebagai suatu usaha yang kompleks dan luas untuk meningkatkan perekonomian pertanian melalui upaya penganekaragaman komoditas (Bunasor, 1989). Diversifikasi dapat didekati melalui : 1. Diversifikasi dan perekonomian pertanian pada tingkat nasional atau regional. 2. Diversifikasi dari kegiatan usaha tani individu (Suryana, 1990). Dalam pengertian yang lebih sempit,

PENGERTIAN SUBSISTEM USAHA TANI

Surplus produksi merupakan prasyarat bagi tercapainya keterkaitan fungsional ke depan (forward lingkage) dan merupakan pencerminan dari keterkaitan pola usaha tani yang didukung oleh faktor input yang memadai (Backward linkages). Untuk mendukung keterkaitan fungsional antar subsistem dalam sistem agribisnis, maka dalam kegiatan usaha tani atau proses produksi haruslah dapat menciptakan surplus pro-duksi. Untuk menciptakan surplus produksi

ARTI SUBSISTEM AGROINDUSTRI

Menurut Geertz (1963), pada akhir abad XIX dan awal abad XX Indonesia (Jawa) dan Jepang telah membuat suatu kemajuan teknik yang berarti dalam pola produksi usaha tani berskala kecil. Namun dalam perkembangannya usaha tani di Jepang mencapai kemajuan yang pesat dibandingkan dengan di Indonesia. Geertz berpendapat bahwa perbedaan kemajuan yang dicapai usaha tani di Indonesia

STRATEGI PEMBANGUNAN AGRIBISNIS TERPADU YANG BERKELANJUTAN

Pengertian agribisnis meliputi semua aktivitas mulai dari pengadaan dan penyaluran sarana produksi sampai pada pemasaran produk-produk yang dihasilkan oleh suatu usaha tani atau usaha agroindustri. Dengan demikian agribisnis merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa subsistem di antaranya : subsistem pengadaan dan penyaluran sarana produksi, teknologi dan pengembangan sumber daya pertanian, subsistem produksi pertanian atau usaha

SUBSISTEM PENGADAAN DAN PENYALURAN SARANA PRODUKSI

Subsistem ini pada dasarnya berkaitan dengan upaya pengadaan sarana produksi, sebagai masukanmasukan (inputs) yang diperlukan dalam proses produksi usaha tani, dan menyalurkannya pada sentrasentra produksi. Pengadaan dan penyaluran inputs haruslah tepat, dalam arti tepat jumlah, tepat jenis, tepat mutu, dan yang sangat penting adalah terjangkau oleh daya beli petani. Pengadaan Sarana Produksi Pengadaan sarana produksi

Landasan Hukum Pengesahan Space Treaty 1967

Ketentuan tentang pembuatan perjanjian internasional dan pengesahannya diatur dalam pasal 11 UUD-1945. Dalam pasal tersebut tidak diadakan pembedaan apakah suatu pengesahan perjanjian harus disahkan dengan persetujuan DPR atau tidak dengan persetujuan DPR. Ditinjau secara harfiah, pasal 11 UUD-1945 mengharuskan disahkannya semua perjanjian oleh DPR. Mengingat terlalu singkatnya pasal 11 UUD-1945 dan juga tidak memberikan penjelasan

Manfaat Ratifikasi Space Treaty 1967

Pada dasarnya tidak terdapat hal-hal yang mendasar dapat merugikan kepentingan Indonesia jika diratifikasi Space Treaty 1967. Bahkan beberapa prinsip di Space Treaty 1967 tentang penggunaan antariksa untuk tujuan damai dan larangan penempatan persenjataan di antariksa, sudah sejalan dengan tujuan dan cita-cita bangsa Indo-nesia yang termuat dalam Pembukaan UUD-1945 yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan
Page 6 of 868:« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 » Last »