ARTI DEFINISI PENGERTIAN - Share Science Info

Advertisement

PENGERTIAN MANAJEMEN KOPERASI

Pasal 33 UUD 45 menegaskan bahwa’perekonomian disusun se-bagai usaha bersa/na berdasarkan kekeluargaan. Kaldah penuntun dalam GBHN 93 juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus selalu mengarah kepada mantapnya sistem ekonomi nasio-nal bedasarkan Pancasila dan UUD 45. Hal ini kembali diulang dalam GBHN 93 yang menyatakan bahwa pembangunan ekonomi diarahkan pada terwujudnya perekonomian nasional yang mandiri dan

HARAPAN MASA DEPAN LINGKUNGAN PERKOTAAN

Penataan Ruang Harapan masa depan untuk mendapatkan kualitas lingkungan perkotaan yang lebih baik akan tergantung kepada 4 hal yaitu : 1. Ketepatan alokasi ruang untuk setiap kegiatan pembangunan. 2. Ketersediaan dan kemampuan kelembagaan dan prosedur pengelolaan lingkungan. 3. Pengendalian kegiatan pemba-ngunan yang mengarah kepada efisiensi penggunaan bahan dan pengendalian pencemaran dan perusakan fungsi. 4. Tingkat

MASALAH DAN TANTANGAN DALAM PEMBANGUNAN PERKOTAAN

Peranan dunia usaha dan masyarakat semakin besar dalam investasi pembangunan nasional. Hal ini membawa masalah yang semakin besar karena : 1. Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi akan semakin mengandalkan kepada sumber daya alam dalam ekosistem yang vital untuk kelangsungan hidup manusia seperti air, hutan dan lahan serta energi. 2. Pertumbuhan sektor industri terus berpusat di seputar

PENGEMBANGAN KAWASAN PRIORITAS

Program pembangunan dan pengembangan rencana tata ruangan wilayah kabupaten melalui pendekatan pusat-pusat pertumbuhan. Sub Pusat Pertumbuhan, dan satuan Kawasan Pengembangan (SKP). SKP merupakan satuan wilayah pengembangan terkecil dalam rencana tata ruang ini. Wilayah SKP diidentifikasikan sama dengan wilayah kecamatan sehingga memudahkan dalam hal administrasi perencanaan. Program pengembangan sektor pada SKP yang termasuk dalam prioritas adalah

PEMINDAHAN IBUKOTA R.I.

Secara matematis untuk mengurangi beban dan konflik perkotaan Jakarta perlu diperkurus/ dikurangi salah satu/beberapa dari kegemukan beban dan konflik perkotaan. Dan secara sepintas (tanpa studi dan penelitian) dilihat dari segi Teknologi, Ekonomi serta Lingkungan dan Ekosistem dengan memindahkan Ibukota Negara R.I. tidak lagi di Kota Jakarta, tidak menjadi persoalan besar dilihat sasaran untuk dapat mengurangi

TENAGA KERJA, KESELAMATAN KERJA DAN HUBUNGAN KERJA

A. Tenaga Kerja dan Keselamatan Kerja Istilah tenaga kerja di Indonesia secara teknis yuridis mempunyai ruang lingkup pengertian yang luas, berhubung mencakup : 1. Pegawai, yaitu orang atau personil yang bekerja sebagai Pegawai Negeri. 2. Karyawan, yaitu orang atau personil yang bekerja pada badan-badan usaha miiik negara. 3. Pekerja, yaitu orang atau personil yang bekerja

PERLINDUNGAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PEKERJA

Sekarang ini angka kecelakaan dan penyakit kerja masih tinggi, terutama di sektor konstruksi, pertambangan, transportasi dan pertanian, di perusahaan-perusahaan besar maupun perusahaan menengah dan kecil, di kota-kota maupun di desa-desa, (Presiden Suharto, 1993). Di Jakarta terdapat 6.706 perusahaan, kasus kecelakaan kerja yang terjadi sebanyak 3.925 kasus. Dari kecelakaan tersebut ada yang mengakibatkan kamatian, ada pula

MENGHASILKAN KOPI BERMUTU TINGGI

Kopi adalah salah satu komoditi utama ekspor non migas Indonesia yang juga merupakan salah satu andalan sumber devisa. Pada tahun 1992 kopi menduduki tempat kedua untuk produk mentah pertanian setelah udang, dengan nilai ekspor 361,2 juta US dollar, dan menduduki tempat kelima setelah kayu olahan, karet olahan, udang, dan minyak nabati untuk ekspor produk pertanian

PERLINDUNGAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

A. Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja Kecelakaan terjadi tentu ada sebabnya. Cara penggolongan sebab-sebab kecelakaan di berbagai negara tidak sama. Namun ada kesamaan umum, yaitu bahwa kecelakaan disebabkan oleh dua golongan penyebab. (Suma’mur, 1985). 1. Tindak perbuatan manusia yang tidak memenuhi keselamatan (unsafe human acts). 2. Keadaan-keadaan lingkungan yang tidak aman (unsafe conditions). Di samping kedua

IBUKOTA REPUBLIK INDONESIA ABAD XXI

Kota Jakarta sebagai Ibukota Republik Indonesia semua orang Indonesia suda’h tahu, tetapi kota Jakarta mempunyai banyak predikat, sebagai Kota Pendidikan Kota Pariwisata, Kota Bisnis, Kota Sosial Budaya dan sebagai kota Pelayanan. Selain itu Jakarta dengan penduduk hampir mendekati 10 juta pada siang hari tentu punya sejuta masalah, konflik perkotaan dan segudang beban se-bagai kota Metropolitan
Page 9 of 868:« First « 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 » Last »