Advertisement

ANDORRA terletak di Pegunungan Pyrenec, di perbatasan Perancis dan Spanyol. Luas wilayah negara ini lebih kecil daripada DKI Jakarta. Penduduknya hanya sekitar 42.000 jiwa. Pegunungan terjal yang mengelilingi wilayah ini mengisolasi negeri kecil itu dari dunia luar sejak beratus tahun yang lalu.

Menurut perjanjian yang ditandatangani pada abad ke-13, Andorra diperintah bersama oleh Uskup Spanyol dan Presiden Perancis. Mereka diberi gelar kehormatan “Pangeran dari Andorra”, dan memiliki hak veto dalam menentukan perubahan undang- undang yang akan dibuat untuk Andorra. Hubungan diplomasi Andorra dengan luar negeri diwakili oleh Perancis.

Advertisement

Gunung-gunungnya yang indah, gereja-gereji kuno, dan berbagai keunikan yang ada di Andorra menarik para wisatawan untuk datang ke negeri ini. Cara hidup penduduk Andorra tidak banyak berubah sejak abad ke-12 sampai tahun 1930. Mereka turun- temurun hidup sebagai petani. Biasanya, mereka mewariskan tanah kepada anak sulung. Anak yang lain sering kali terpaksa meninggalkan Andorra. Akibatnya, sekarang lebih banyak keturunan Andorra yang justru tinggal di Perancis dan Spanyol daripada yang tinggal di Andorra sendiri.

Sejak 1930, dibuka jalan darat ke Perancis dan Spanyol. Pembukaan jalan darat ini mengembangkan pariwisata yang membawa banyak pengaruh terhadap kebiasaan orang Andorra. Walaupun demikian, kehidupan orang Andorra rata-rata masih berpusat pada kehidupan keluarga. Kehidupan politik dan sosial lebih ditentukan oleh kelompok-kelompok keluarga itu daripada oleh partai politik atau undang-undang. Semua orang Andorra beragama Katolik Roma. Agama ini sangat besar pengaruhnya terhadap kehidupan sosial mereka.

Sebagian besar ekonomi Andorra sekarang didukung oleh pariwisata yang menghasilkan 80—90 persen pendapatan negara itu. Hasil pertanian utama di Andorra adalah tembakau, sapi perah, dan domba.

Incoming search terms:

  • keunikan andorra

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • keunikan andorra