Advertisement

Kafein meningkatkan diuresis, namun harus mengkonsumsinya di batasi sampai maksimal delapan cangkir sehari. Untuk yang susah tidur sebaiknya mengkonsumsinya pagi hari saja. Toleransi terhadap pengaruhnya sangat tergantung kepada peningkatan adaptasi jumlah adenosin reseptor. Toleransi biasanya juga meningkatkan glukosa darah oleh adanya kafein. Pengaruh toleransi ini sedikit untuk orang-orang yang kelebihan berat badan atau pencerita diabetes. Kafein secara signifikan meningkatkan sekresi asam gastrik dan pepsin.,tetapi pada peminum kopi tanpa kafein, pengaruh ini lebih terasa. Kafein meningkatkan asam lemak plasma, kortisol dan epinefrin, yang mempengaruhi penampilan para atlit. Pengaruh terhadap otak menjadi lebih baik yakni meningkatkan daya tahan, dimana sinyal dopamin pada basal ganglia meningkat dan sinyal dari serotonin menurun. Peningkatan epinefrin dan asam lemak bebas oleh kafein menyebabkan insulin resisten (Diabetea Care, 2002: 25(2):304-369 & 399-400 ). Peningkatan asam lemak (dua kali lebih tinggi dari pada normal) oleh kafein tidak meningkatkan epinefrin (Journal of Applied Physiology 1996: 80(3):999-1005). Kafein secara teratur meningkatkan energi metabolisme melalui otak, sementara aliran darah keserebral berkurang, maka disini terlihat tidak ada pengaruh toleransi. Vasokonstriksi dari 250 Mg kafein dapat mengurangi pusat aliran darah sebesar 20-30%, inilah yang menyebabkan kafein dapat digunakan sebagai obat sakit kepala atau migren. Karena glukosa darah lebih luas dari pada metabolisme serebral, yakni kombinasi antara metabolisme meningkat dan aliran darah berkurang, maka lebih dulu terjadi hipoksia dari pada iskemia. Tetapi jika kafein meningkatkan asupan oksigen melalui bronchodilasi atau meningkatkan sensitifitas karbon dioksida pada medula, maka mungkin terjadi kompensasi (hipoksia dan kafein meningkatkan adenosin plasma).

1. Kopi yang dikonsumsi mengandung senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan

Advertisement

2. Kopi juga mengandung senyawa metiipiridinium yang berfungsi sebagai antikanker kolon

3. Kopi mengandung beberapa senyawa kimia, bersifat psikotropik yang berpengaruh terhadap kesehatan tubuh manusia, namun berfungsi sebagai mekanisme pertahanan tubuh.

4. Kafein berasal dari turunan ksantin, yang bersifat antioksidan, maka dapat mengikat radikal hidroksil yang dihasilkan dari hydrogen peroksida pada kopi ataupun teh yang mengalami reaksi Fenton dengan ion-ion logam.

5. Kopi juga mengandung senyawa metiipiridinium yang berfungsi sebagai antikanker

Incoming search terms:

  • kafein vasokontriksi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • kafein vasokontriksi