Advertisement

Partikel-partikel yang terdapat di udara dapat mengakibatkan berbagai kerusakan pada berbagai bahan. Jenis dan tingkat kerusakan yang dihasilkan oleh partikel dipengaruhi oleh komposisi kimia dan sifat fisik partikel tersebut. Kerusakan pasif terjadi jika partikel menempel atau mengendap pada bahan-bahan yang terbuat dari tanah sehingga harus sering dibepsihkan. Proses pembersihan sering mengakibatkan cacat pada permukaan bendabenda dari tanah tersebut. Kerusakan kimia terjadi jika partikel yang menempel bersifat korosif atau partikel tersebut membawa komponen lain yang bersifat korosif.

Logam biasanya tahan terhadap korosi di dalam udara kering atau di udara bersih yang hanya mengandung sedikit air. Partikel dapat merangsang korosi, terutama dengan adanya komponen yang mengandung sulfur. Fungsi partikel dalam merangsang kecepatan korosi adalah karena partikel dapat berfungsi sebagai inti dimana uap air dapat mengalami kondensasi, sehingga gas yang diserap oleh partikel akan terlarut di dalam droplet air yang terbentuk. Polutan partikel juga dapat merusak bahan bangunan yang terbuat dari tanah, cat dan tekstil.

Advertisement

Advertisement