Advertisement

ADAPTASI adalah kemampuan binatang, termasuk manusia, dan tumbuh-tumbuhan untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi dalam lingkungan hidupnya. Dengan beradaptasi, makhluk hidup dapat berubah bersama dengan lingkungannya, sehingga ia dapat bertahan abadi sebagai suatu kelompok. Makin besar kemampuan adaptasi suatu jenis, kelangsungan hidupnya makin terjamin. Beberapa organisme dengan mudah dapat menyesuai- kan diri terhadap perubahan itu. Manusia merupakan contoh makhluk yang sangat besar daya adaptasinya. Ia mampu hidup di berbagai lingkungan yang berbeda, mulai dari daerah padang gurun yang terik sampai ke kutub. Tubuh manusia dapat menyesuaikan diri dengan mudah pada lingkungan yang sangat berbeda. Sebaliknya, nyamuk dan bambu hanya mampu hidup di daerah yang hangat dan basah.

Sebagian besar makhluk hidup akan mati dan punah bila tidak mampu menyesuaikan dirinya terhadap perubahan lingkungan. Banyak jenis tumbuhan dan binatang yang pernah hidup di bumi ini telah punah. Binatang merayap raksasa, seperti dinosaurus, pernah hidup subur di bumi ini jutaan tahun yang lalu. Namun, kemudian rawa-rawa yang mereka huni menjadi kering, dan iklim serta makanan yang tersedia berubah. Mereka tidak mampu bertahan terhadap perubahan ini sehingga punah.

Advertisement

Adaptasi dapat terjadi dengan beberapa cara, antara lain melalui adaptasi fisiologi, adaptasi morfologi, adaptasi kultural, dan adaptasi sosial.

Adaptasi fisiologi adalah terjadi melalui perubahan faal tubuh. Misalnya, pada orang yang hidup di daerah kotor yang tercemar limbah rumahtangga, akan berkembang kekebalan terhadap infeksi muntah berak dalam tubuhnya. Namun, tidak semua orang mampu mengembangkan kekebalan ini, sehingga masih ada yang sakit. Hewan, tumbuhan dan jasad renik dapat juga membentuk zat tertentu yang membuatnya kebal terhadap serangan hama, penyakit, atau obat- obatan.

Orang yang hidup di pegunungan yang tinggi telah beradaptasi pada kadar oksigen yang rendah. Mereka dapat bekerja berat di bawah kondisi itu, sedangkan orang yang baru datang dari dataran rendah akan mengalami kekurangan oksigen, bahkan dapat jatuh pingsan bila bekerja agak berat. Setelah beberapa lama tinggal di daerah itu, tubuh akan menyesuaikan diri dengan membentuk lebih banyak sel darah merah, sehingga jumlah oksigen yang diikat oleh darah men- cukupi kebutuhan tubuhnya.

Adaptasi morfologi adalah terjadi bila suatu organisme menyesuaikan diri terhadap lingkungan dengan me-nyesuaikan bentuk tubuhnya. Misalnya, orang Eskimo yang hidup di daerah kutub yang dingin mempunyai bentuk tubuh pendek kekar. Luas permukaan tubuh¬nya relatif kecil bila dibandingkan dengan volume tubuh. Dengan demikian, panas badan yang hilang dari tubuh dapat dikurangi. Sebaliknya, orang suku Masai di daerah Afrika yang panas mempunyai bentuk tubuh tinggi langsing. Luas permukaan tubuhnya menjadi besar dibanding volume tubuhnya, sehingga panas badan dapat dengan mudah dilepaskan dari tubuh.

Pada tumbuhan, ketahanan terhadap kekeringan dapat terjadi secara morfologi dengan membentuk akar yang dalam dan luas, membentuk lapisan lilin di permukaan daun dan ranting, dll.

Adaptasi kultural adalah adaptasi budaya merupakan cara penyesuaian diri manusia terhadap perubahan talanan sosial budaya. Misalnya, di seluruh dunia, umumnya orang tidak boleh kawin dengan saudara kandungnya. Perkawinan demikian sering menurunkan sifat yang lemah atau cacat. Keturunan yang lemah mengurangi kemampuan jenis tersebut untuk menjaga kelangsungan hidup kelompoknya. Penggunaan alat pengatur suhu ruangan (AC), kipas angin, dan alat pemanas juga merupakan contoh adaptasi kultural dengan teknologi.

Adaptasi sosial adalah adaptasi suatu individu terhadap lingkungan sosialnya. Adaptasi ini dapat terjadi pada manusia maupun hewan. Misalnya, pejantan yang terkuat dalam kelompoknya akan menjadi pemimpin kelompok. Pejantan lain diusir dari kelompok itu. Dengan demikian, akan muncul keturunan yang kuat pula, sehingga kelangsungan hidup kelompok dapat lebih terjamin. Perilaku kewilayahan ini merupakan suatu adaptasi kelakuan. Penguasaan daerah tertentu ini memperbesar kemungkinan kelangsungan hidup, karena persediaan makanan lebih terjamin. Pada banyak hewan, perilaku kewilayahan ini dinyatakan dengan zat yang berbau, misalnya air kencing. Burung-burung menyatakannya dengan suara kicauan.

Suatu populasi (sekelompok jenis organisme yang sama) mungkin beradaptasi melalui evolusi (perkembangan bertahap), yang berlangsung selama beberapa generasi. Namun setiap organisme sendiri juga selalu melakukan adaptasi selama waktu hidupnya. Adaptasi populasi biasanya terjadi secara bertahap dalam waktu yang lama ribuan bahkan jutaan tahun. Misalnya, para ilmuwan percaya bahwa nenek moyang kuda dulu sebesar anjing yang berkaki pendek dengan beberapa jari. Dalam waktu berjuta-juta tahun, kuda mengaJami perubahan hingga besarnya menjadi enam kali moyangnya, kakinya menjadi panjang, dan hanya berjari tunggal.

Jenis adaptasi seperti ini terjadi karena mutasi, yaitu perubahan gen (satuan keturunan) yang terjadi di dalam setiap sel makhluk hidup. (Lihat MUTASI). Mutasi dapat mengubah perilaku, susunan tubuh, atau cara kerja berbagai bagian tubuh. Bila mutasi yang terjadi menguntungkan, organisme itu akan dapat bertahan dengan lebih baik dan berkembang biak. Mereka kemudian menurunkan sifat-sifat yang baik itu kepada keturunannya. Misalnya, padi gogo teradaptasi pada lahan kering dan padi sawah pada lahan yang tergenang. Mutasi tidak selalu menguntungkan. Yang mengalami mutasi merugikan akan mati dengan sendirinya dan punah. Inilah yang disebut proses seteksi alam. Yang paling cocoklah yang hidup terus. (Lihat EVOLUSI).

Perubahan lingkungan yang berat dapat mempercepat adaptasi, sehingga proses ini terjadi dalam waktu yang singkat. Misalnya, beberapa serangga telah menjadi kebal terhadap insektisida hanya dalam beberapa generasi saja. Sifat tahan terhadap bahan ini disebabkan oleh mutasi sel. Sifat ini akan diturunkan, sehingga jenis serangga ini akan tetap tahan terhadap insektisida tersebut. Kuman-kuman penyakit kini banyak yang tahan terhadap antibiotika. Mulanya, hanya sedikit yang mengalami mutasi dan tahan terhadap obat tersebut. Tetapi setelah mereka berkembang biak, akan muncul populasi kuman yang tahan terhadap antibiotika.

Incoming search terms:

  • adaptasi sosial
  • pengertian adaptasi budaya
  • pengertian adaptasi
  • pengertian adaptasi sosial
  • adaptasi budaya adalah
  • definisi adaptasi
  • arti adaptasi
  • adaptasi budaya
  • adaptasi kebudayaan
  • adaptasi kultural

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • adaptasi sosial
  • pengertian adaptasi budaya
  • pengertian adaptasi
  • pengertian adaptasi sosial
  • adaptasi budaya adalah
  • definisi adaptasi
  • arti adaptasi
  • adaptasi budaya
  • adaptasi kebudayaan
  • adaptasi kultural