Advertisement

ANAK PANAH dikenal oleh hampir semua bangsa di dunia. Panah terdiri atas dua bagian utama, yaitu busur dan anak panah. Busur, yang terdiri atas batang dari Kayu atau bambu yang kenyal dan tali busur berfungsi melontarkan anak panah dengan kekuatan lentingan tali busur yang teregang pada batang busur. Sedang anak panah adalah benda yang dilentingkan oleh tali busur dan melesat ke arah sasaran.

Anak panah terdiri atas mata panah, badan anak panah, dan ekor anak panah. Mata panah di bagian ujung anak panah bentuknya runcing, dan biasanya terbuat dari logam atau bahan keras lain, misalnya tulang. Badan panah dapat dibuat dari kayu, bambu, atau batang tumbuhan semacam gelagah. Ekor anak panah, yakni bagian pangkal yang merupakan alat keseimbangan biasanya terbuat dari bulu burung atau bulu ayam.

Advertisement

Karena mulanya senjata panah digunakan untuk berburu, bentuk dan ukurannya disesuaikan dengan binatang yang akan diburu. Anak panah untuk memburu binatang hutan tentu lain bentuk dan ukurannya dibanding dengan anak panah yang dibuat untuk memburu ikan. Anak panah untuk memburu burung akan dibuat lain bentuk dan ukurannya dengan anak panah untuk memburu babi atau rusa. Panjang anak panah amat beragam. Ada yang panjangnya hanya 65 sentimeter, tetapi di Irian Jaya panjang anak panah dapat mencapai 160 sentimeter.

Untuk memburu ikan atau burung, anak panahnya berukuran lebih panjang dan lebih ringan. Mata panahnya tidak perlu berat, tetapi dibentuk menyerupai kait atau bergerigi. Biasanya anak panah jenis ini dibuat dari batang bambu kecil atau sejenis gelagah. Di Asia, terutama Asia Tenggara, beberapa iuku memakai rotan untuk membuat badan anak panah ikan.

Jika yang diburu binatang besar seperti rusa, babi dll, anak panah yang digunakan harus lebih berat dibanding dengan anak panah untuk sasaran ikan atau burung. Badannya tidak boleh terlalu panjang, karena anak panah yang terlampau panjang akan sukar mengenai sasaran. Matanya hampir selalu dibuat dari bahan logam. Selain untuk berburu, sejarah mencatat penggunaan panah untuk berperang.

Di Indonesia, panah merupakan senjata tradisional semua suku. Bentuk anak panahnya bermacam-macam, tergantung dari lingkungan alam dan binatang buruannya. Di Pulau Jawa dan Sumatra, umumnya anak panah dibuat dari jenis bambu tertentu. Mata panahnya terbuat dari logam; khusus di Pulau Jawa, mata panahnya dibuat dari besi berpamor, dan bentuknya indah. Di Kalimantan, selain dari bambu, anak panah juga sering ditaak panah untuk sasaran buat dari kayu atau rotan. Di Pulau Jawa, panah juga dipakai sebagai olah raga sejak beberapa ratus tahun yang lampau, ketika di pulau ini masih berdiri kerajaan-kerajaan. Olahraga panah selain untuk meningkatkan keterampilan memanah, juga untuk kesenangan. Olahraga panahan di Pulau Jawa hampir selalu dilakukan dengan cara duduk bersila. Sasarannya bukan lingkaran berlapis seperti pada olahraga panahan modern.

Incoming search terms:

  • cara membuat anak panah tradisional
  • cara membuat anak panah
  • cara membuat anak panah dari bambu
  • cara membuat panah ikan tradisional
  • Cara membuat panah dari bambu
  • cara membuat panah ikan dari bambu
  • cara membuat panah tradisional
  • cara membuat panah ikan
  • membuat anak panah
  • cara membuat busur panah tradisional

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • cara membuat anak panah tradisional
  • cara membuat anak panah
  • cara membuat anak panah dari bambu
  • cara membuat panah ikan tradisional
  • Cara membuat panah dari bambu
  • cara membuat panah ikan dari bambu
  • cara membuat panah tradisional
  • cara membuat panah ikan
  • membuat anak panah
  • cara membuat busur panah tradisional