Advertisement

ANALISIS PENDIDIKAN merupakan awal yang sangat penting bagi keberhasilan pendidikan. Dalam bidang pendidikan, analisis diperlukan sejak perencanaan pendidikan, penyelenggaraan pendidikan, sampai evaluasi hasil belajar. Sejak perencanaan untu mendirikan sekolah baru, sudah harus diteliti unsur unsur atau komponen-komponen yang berhubungan dengan kelancaran perkembangan sekolah, yaitu tersedianya guru, kepadatan penduduk dan jumlah ana usia sekolah, kebutuhan ruang kelas dan biaya pem bangunannya, perhubungan (jalan-jalan), lingkungan sekolah yang memenuhi syarat untuk pendidikan, kesehatan, serta masalah gangguan, dll. Suatu analisis untuk meneliti penyelenggaraan pendidikan perlu memperhatikan komponen-komponen: (1) tujuan sasaran pendidikan yang harus sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat, (2) keadaan guru, jumlah dan mutunya, (3) latar-belakang keadaan muna, (4) kurikulum yang relevan dengan kebutuhan a sasaran yang ingin dicapai, (5) metode yang digunakan, (6) dana dan sarana yang tersedia.

Analisis hasil belajar biasanya dilakukan atas evaluasi prestasi belajar anak. Evaluasi hasil belajar dilakukan dengan pengukuran untuk mengetahui berapa jauh tujuan dan sasaran pendidikan yang dapat dicapai, dan berapa jauh pendidikan yang lakukan telah mempengaruhi perkembangan a didik. Masalah pengukuran hasil belajar tidak air tidak berkaitan dengan bahan tes. Di negara-negara yang sudah mengembangkan sistem evaluasi, di Amerika, di samping mengukur pengetanua dan keterampilan, orang juga mengukur sikap, apresiasi, dan kemampuan menggunakan metode ilmiah.

Advertisement

Manusia yang pandai biasanya memiliki kemampuan analisis yang baik, sebaliknya manusia yang kurang pandai juga akan kurang kemampuan analisisnya. Mendidik manusia dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi sebenarnya adalah melatih kemampua. analisis, dan tingkat kemampuan analisis ini merupa kan ukuran terhadap kepandaian seorang anak atau mahasiswa.

Analisis Buta, atau blind analysis, adalah usaha analisis data tanpa mengadakan hubungan langsung dengan subjek yang dianalisis atau dievaluasi. Karena itu, tidak ada pengaruh subjektif, seperti bila ada informasi dari hasil pengamatan langsung. Analisis dapat dilakukan atas data objektif. Apabila instrumen atau alat yang digunakan untuk mengumpulkan data cukup baik, maka hasil analisisnya juga akan benar.

Incoming search terms:

  • Analisis pendidikan
  • pengertian analisis pendidikan
  • pengertian analisis
  • apa yang di maksud dengan analisis kaledik dalam pendidikan
  • tujuan analisis pendidikan
  • analisis tentang pengertian pendidikan
  • contoh pengertian analisis dalam pendidikan
  • analisi pendidikan
  • analisis kependidikan
  • pendidikan analisis

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Analisis pendidikan
  • pengertian analisis pendidikan
  • pengertian analisis
  • apa yang di maksud dengan analisis kaledik dalam pendidikan
  • tujuan analisis pendidikan
  • analisis tentang pengertian pendidikan
  • contoh pengertian analisis dalam pendidikan
  • analisi pendidikan
  • analisis kependidikan
  • pendidikan analisis