Advertisement

ANGKE tergolong kelurahan yang penting di wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Angke dikelilingi oleh Kelurahan Jembatan Lima di sebelah timur, Kelurahan Jembatan Besi di selatan, Kelurahan Jelambar di barat dan Kelurahan Pejagalan di utara. Kali Angke menjadi sebagian batas antara Kelurahan Angke dan Kelurahan Pejagalan. Sementara Banjir Kanal menjadi sebagian batasnya dengan Kelurahan Jelambar.

Industri merupakan kegiatan sehari-hari di kelurahan Angke. Selain industri besar, kelurahan ini juga menonjol dalam berbagai ragam industri rumah, terutama industri pakaian jadi, plastik dan kulit. Hampir seluruh penduduk Angke terlibat dalam kegiatan industri.

Advertisement

Sejarah. Berdasarkan buku terjemahan Purwaka Caruban Nagari, pada jaman pemerintahan Sultan Hasanuddin (yang memerintah Bantcn sejak 1552), Bupati Sunda’Kelapa ialah Ki Tubagus Angke, menantu sultan. Nama Angke juga disebut-sebut dalam sejarah Banten, sebagai nama daerah dan nama sungai yang bersumbcr di lereng Gunung Salak. Berdasarkan hal ini, diduga dacrah Angke yang dimaksudkan dalam sejarah bukan hanya terbatas pada wilayah Kelurahan Angke yang sekarang, tetapi jauh lebih luas.

Masa kini. Jika orang menyebut Angke, sampai kini pun pengcrtiannya tidak terbatas pada kelurahan Angke saja. Sebagian daerah Kelurahan Pejagalan, Jembatan Lima, dan Jelambar oleh masyarakat awam tetap disebut dacrah Angke. Di situ terdapat pula beberapa industri besar, antara lain pabrik Unilever yang memproduksi sabun, margarin, dctergen, dll. Beberapa perusahaan yang mendapatkan lisensi pembuatan produk dari negara lain, memesan batang- barang itu di daerah ini, kemudian menempelinya dengan merek luar negeri yang telah terkenal. Mutu barang produksi Angke memang tidak kalah dengan buatan luar negeri. Beberapa barang yang diproduksi dengan cara ini adalah sepatu dengan lisensi dari Italia, tas-tas mewah untuk wanita dengan lisensi dari Perancis, perlengkapan bayi, dan barang lainnya.

Kelurahan Angke kini berpenduduk lebih dari 31.500 jiwa, menurut data awal 1988. Penduduk aslinya kebanyakan berasal dari daerah Banten, dan lainnya adalah kcturunan Cina. Wilayah itu dibagi atas 10 Rukun Warga dan 130 Rukun Tetangga.

Karena air laut telah merembes ke daratan wilayah ini, air tanah di Angke rasanya asin. Penduduk terpaksa membeli air PAM untuk minum dan memasak dari para penjaja air. Karena sekitar 30 persen rumah penduduk masih merupakan rumah darurat atau sementara, Pemerintah DKI telah membangun rumah susun untuk mereka, untuk meningkatkan kualitas hi- dup mereka dan dijadikan model peremajaan kota.

Incoming search terms:

  • apa yang di maksud angke
  • asal kata angke
  • arti angke
  • arti dari angke
  • arti dari kata angke
  • arti darii angke
  • bagaimana asal mula penamaan daerah angke
  • kata jelabar
  • kAta jelmbAr
  • sejarah daerah jelambar

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • apa yang di maksud angke
  • asal kata angke
  • arti angke
  • arti dari angke
  • arti dari kata angke
  • arti darii angke
  • bagaimana asal mula penamaan daerah angke
  • kata jelabar
  • kAta jelmbAr
  • sejarah daerah jelambar