Advertisement

ANILINA adalah senyawaan kimia yang banyak dipakai untuk membuat zat warna. Ahli kimia Inggris, William Perkin, pada tahun 1856 secara tak sengaja menemukan zat warna lembayung dari anilina. Kini, zat ini juga dipakai sebagai pelarut, bahan peledak, bahan bakar roket, obat, parfum, vulkanisasi karet, dsb.

Anilina yang murni tak bcrwarna, rupanya seperti minyak, berbau harum dan beracun. Bila terhirup cukup banyak, dapat timbul gagal jantung. Zat ini, yang disebut juga fenilamina (C6H5.NH2), mendidih pada 184°C. Bila dipanaskan bersama asam cuka, terbentuklah asetanilida, suatu obat pemunah nyeri yang tak dipakai lagi karena merusak ginjal.

Advertisement

Di laboratorium, anilina dibuat dengan mereduksi nitrobenzena dengan serbuk besi. Di dalam industri, zat ini dibuat dengan menggunakan katalisator, atau mereaksikan klorcbenzena dengan amoniak pada  tekanan tinggi. Anilina bersifat basa lemah; dengan 1 asam mineral zat ini membentuk fearam. Terdapatnya anilina dapat diketahui dengan terbentuknya wan lembayung bila ditainbahkan natrium hipoklorit.

Advertisement