Advertisement

ANTI SEMITISME mengandung pengertian sikap tidak menyukai atau bahkan membenci orang Yahudi, Istilah tersebut mungkin kurang tepat (Semit berarti rumpun bangsa Arab secara keseluruhan), namun memperlihatkan perubahan penting dari ketidaksukaan terhadap agama ke sikap anti terhadap ras Yahudi, yang terjadi pada abad ke-19. Konsep rasial yang dikenalkan oleh Count Gobineau dan Houston Stewart Chamberlain ini kelak menjadi ide awal paham Nazi dan sejenisnya. Anti-semitisme mengidentifikasi ras Yahudi sebagai musuh nasional. Misalnya, orang Perancis, Jerman, dan Soviet menganggap orang Yahudi sebagai sumber imperialisme. Mereka khawatir akan dominasi perekonomian orang Yahudi. Sikap ini mencapai puncaknya selama Perang Dunia II, ketika pemerintahan Nazi yang berkuasa di Jerman melakukan pembunuhan terhadap enam juta orang Yahudi. Anti-semitisme sebagai senjata politik mulai dihidupkan kembali di Eropa Timur dalam bentuk anti-Zionisme dan anti sikap borjuis bangsa Yahudi. Hal ini tampak pula di kalangan negara Arab dan Islam dalam bentuk sikap anti-Israel.

Dulu sebagian kalangan agama Kristen membenarkan anti-Semitisme tersebut berdasarkan alasan keagamaan. Namun kini hal ini telah berubah sejak Konsili Vatikan II (Oktober 1965) secara resmi mencabut pendapat bahwa orang Yahudi bertanggung jawabatas pembunuhan Yesus. Anti-semitisme membangkitkan gerakan  Zionisme dan sangat berpengaruh pada sikap Israel hingga kini.

Advertisement

 

Incoming search terms:

  • semitisme
  • anti semit adalah
  • anti semit
  • arti anti semit
  • antisemitisme
  • paham anti semit
  • pengertian anti semit
  • antisemitisme arti
  • Anti seminisme arti
  • apa itu paham anti semit

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • semitisme
  • anti semit adalah
  • anti semit
  • arti anti semit
  • antisemitisme
  • paham anti semit
  • pengertian anti semit
  • antisemitisme arti
  • Anti seminisme arti
  • apa itu paham anti semit