Advertisement

ANTITESIS

Istilah ini berasal dari bahasa Yunani anti (meiawan) dan titbenai (menaruh, menyusun, menentukan). Secara etimologis istilah ini artinya dapat dibandingkan dengan “antinomi” dan “kontradiksi”.

Advertisement

1. Pertentangan dan perbedaan kata-kata atau konsep-konsep.

2. Pernyataan atau ideologi yang disajikan untuk menentang pendapat yang sudah dinyatakan (tesis).

3. Dalam materialisme dialektik, antitesis merupakan tahap kedua suatu proses perubahan dan perkembangan dan meiawan tahap pertama (tesis). Dari perlawanan ini tampil suatu tahap ketiga, yang disebut sintesis. Sintesis ini memasukkan ciri-ciri positif atau kebenaran-kebenaran baik dari tesis maupun antitesis dan mengatasi keduanya untuk menjadi dirinya sebagai tesis baru. Kemudian disusul suatu antitesis baru dan selanjutnya.

Advertisement