Advertisement

APATIA

Latin: apatbia, Yunani: apatheia, dari a (tidak) dan pathos (menderita).

Advertisement

1. Biasa digunakan oleh Mazhab Stoa untuk menunjukkan ketidakacuhan pada kesenangan dan penderitaan, keadaan tenang atau damai dalam pikiran dan badan sebagai akibat dari tidak terpengaruh oleh keadaan dunia sehari-hari. Di sini apatia berarti ketenangan yang luar biasa. Merupakan nilai paling penting bagi kaum Stoa. Sejajar dengan ataraksia yang mendapat arti penting di kalangan kaum Epikurean.

2. Keadaan acuh tak acuh, tidak adanya dorongan untuk bertindak. Seringkali ini disebabkan karena penyimpangan dalam kegiatan syaraf yang lebih tinggi.

Advertisement