Advertisement

APIA adalah ibu kota sekaligus pelabuhan utama Samoa Barat, yang merdeka sejak tahun 1962. Kota itu terletak di garis pantai bagian utara Pulau Upolu. Pelabuhannya, yang langsung berhadapan dengan lautan terbuka, tidak memberikan banyak perlindungan kepada kapal-kapal kecil. Kapal samudra, sekalipun lebih tahan terhadap hempasan ombak, harus memunggah barang jauh dari pantai karena pelabuhannya tidak cukup dalam. Iklimnya adalah iklim tropika basah dengan musim hujan dari November hingga April.

Hampir seluruh penduduknya adalah orang Samoa dan umumnya beragama Kristen. Pusat perdagangan di bibir pantai ini dihiasi bangunan bergaya Eropa. Industri di Apia meliputi industri pulp, kerajinan, ; pemrosesan coklat, dan industri kopra.

Advertisement

Ketika ditemukan pedagang Eropa pada 1830-an, kota ini hanya sebuah desa kecil. Pelabuhan yang terdapat di sini menyebabkan Apia menjadi pusat perdagangan seluruh Kepulauan Pasifik.

Pada tahun 1879, Inggris mengumumkan penguasa- an internasional atas Samoa. Kemudian Apia diperintah suatu badan yang terdiri atas enam orang yang mewakili negara Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat. Namun pada tahun 1899, Jerman memasukkan seluruh Samoa Barat dalam daerah jajahannya dengan Apia sebagai ibu kota. Selandia Baru menduduki Samoa Barat selama Perang Dunia I.

Advertisement