Advertisement

APUNGAN BENUA merupakan sebuah hipotesi yang dikemukakan oleh Alfred Lotliar Wegener, seorang ilmuwan kealatnan dan penjelajah berkebangsaan Jerman. Menurut Wegener, benua berupa lempengan dan tebalnya sekitar 100 kilometer itu seakan-akan terapung di atas lapisan bumi yang berbobot jen lebih besar dan bersifat liat. Dari masa ke masa, benu yang terapung itu bergeser hingga menempuh jara ribuan kilometer.

Wegener berpendapat bahwa dulu hanya ada sebuah benua, yang dinamakannya Pangea, dengan samudranya yang disebut Panthalassa. Kemudian terbelah benua itu menjadi sejumlah “kepingan” yang terapung-apung, masing-masing bergerak ke arah yang berbeda-beda. Salah satu bukti pendukung teori ini dapat dilihat pada garis pantai Amerika Selatan yang cocok benar dengan garis pantai Afrika Barat. Teori ini dibahas dalam bukunya Der Entstehung der Kortinente und Ozeane (Terjadinya Benua dan Samudra, 1912). Selain digunakan istilah apungan benua, ada juga sebutan yang lain, yaitu lalangan benua. Selain orang yang mengagumi teori itu, banyak pula orang yang mencemoohkan Wegener.

Advertisement

Kini dengan banyaknya bukti yang ditemukan, orang berbalik dan menerimanya, meskipun dengan “baju” yang lain dan dengan sebutan teori tektonik lempeng.

Incoming search terms:

  • teori apungan benua
  • pengertian teori apungan benua
  • Teori apung benua
  • pengertian teori pengapungan benua
  • pengertian apungan benua
  • teori apungan
  • penjelasan teori apungan benua
  • Jelaskan Teori apungan benua
  • artikel teori apungan benua
  • teori pengapungan benua

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • teori apungan benua
  • pengertian teori apungan benua
  • Teori apung benua
  • pengertian teori pengapungan benua
  • pengertian apungan benua
  • teori apungan
  • penjelasan teori apungan benua
  • Jelaskan Teori apungan benua
  • artikel teori apungan benua
  • teori pengapungan benua