Advertisement

BUNUH DIRI

Inggris: suicide.

Advertisement

1. Bunuh diri berarti mengakhiri hidup sendiri atas wewenang sendiri (dan dengan demikian, misalnya bukan sebagai pelaksanaan hukuman mati). Berdasarkan hukum moral kodrat bunuh diri dilarang, bahkan dalam kasus-kasus luar biasa (misalnya, penyakit yang menyiksa serta tidak dapat disembuhkan, bahaya yang mengancam kehormatan dan nama baik seseorang). Sebab, bunuh diri merupakan tindakan penghilangan, yang tidak dapat dibenarkan, hak hidup. Hanya pada Allah ada hak atas hidup manusia karena hidup ini bercirikan sebagai masa percobaan atau ziarah/perjalanan dan kekuasaan tidak diberikan kepada makhluk untuk membatasinya.

2. Seorang yang bunuh diri hanya tampaknya saja berani. Orang menyatakan keberanian sejati (karena dilakukan demi suatu nilai moral) bila, di tengah-tengah godaan-godaan yang sangat sulit, dia bertekun dalam tugas yang diberikan kepadanya oleh Allah (Plato). Tanggung jawab untuk menghindari rasa malu, skandal, dlsb., hanya sejauh penggunaan cara-cara yang sah (diperbolehkan).

3. Bunuh diri juga merupakan suatu pelanggaran yang serius terhadap cinta diri yang sejati. Sebab dengan bunuh diri yang dikehendaki secara bebas seseorang rnemustahilkan pencapaian tujuan akhirnya, yakni kebahagiaan abadi. Sebagaimana bunuh diri, pengudungan diri sendiri, pengebirian dan sterilisasi juga dilarang. Seorang pribadi dapat saja melukai bagian tubuhnya atau bahkan memotongnya hanya demi kebaikan seluruh tubuhnya. Sebab-sebab bunuh diri adalah sakit mental, tekanan sosial, dan teristimewa hilangnya iman kepada Allah yang condong memberangus pandangan yang pantas tentang hidup manusia.

Advertisement