Advertisement

EKLEKTISISME

Inggris: eclecticism-, dari Yunani ek (keluar) dan lego (pilih, pilah) eklektikos (seseorang yang memilih); dari ekhgein (memungut/memilih dari).

Advertisement

1. Sikap yang condong berfilsafat dengan seleksi. Dalam seleksi itu ada upaya untuk menyelaraskan apa yang benar dari semua filsuf, sambil membuang ajaran-ajaran yang keliru.

2. Memilih gagasan (konsep, keyakinan, doktrin) dari bermacarrr sistem pikiran dalam proses menyusun sistem kita sendiri.

3. Mengadakan seleksi atas aliran-aliran pemikiran yang diterima sebagai bernilai. Dari sana diciptakan sistem yang terpadu dan dapat diterima. Para filsuf dengan sikap macam ini membatasi usaha berpikirnya dengan menguji hasil karya intelektual orang lain. Mereka mencomot apa yang dinilainya benar dan bernilai. Dalam mencomot itu tidak terdapat suatu usaha filosofis yang serius untuk mengadakan penggabungan kebenaran-kebenaran itu ke dalam suatu usaha keseluruhan yang terpadu.

4. Eklektisisme mengarah kepada sinkretisme, kalau dalam meminjam ide-ide filosofis orang lain tidak ada pengujian kesahihan dan ide-ide itu tidak dilihat dalam konteks. Eklektikawan cenderung percaya dan beranggapan bahwa penggalan-penggalar. (bagian-bagian) ide yang dipilih serta digabungkan dari berbaga aliran filsafat (atau filsuf) itu merupakan yang terbaik.

Incoming search terms:

  • ciri ciri aliran eklektisisme
  • ciri ciri aliran elektisisme
  • ciri-ciri aliran elektisisme
  • eklektisisme adalah
  • pengertian aliran seleksi (eliktika)
  • elekfisisme
  • ciri ciri elektisisme
  • eklektivisme adalah
  • eklektisme dalam filsafat
  • sikap ehlektifisme

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • ciri ciri aliran eklektisisme
  • ciri ciri aliran elektisisme
  • ciri-ciri aliran elektisisme
  • eklektisisme adalah
  • pengertian aliran seleksi (eliktika)
  • elekfisisme
  • ciri ciri elektisisme
  • eklektivisme adalah
  • eklektisme dalam filsafat
  • sikap ehlektifisme