Advertisement

ENERGISME

1. Pandangan atau paham filosofis yang muncul di antara ahli-ahli ilmu pengetahuan alam.

Advertisement

2. Paham yang mengembalikan segala sesuatu pada bentuk energi. Atau sebagai bentuk dari “positivisme” yang memberi tekanan pada sains dan mengingkari hal-hal seperti “kodrat realitas tertinggi” (“ultimate nature of reality”).

3. Pengikut aliran ini menjelaskan semua fenomen alam berdasarkan perubahan dalam energi yang tidak memiliki materialitas. Tidak dapat disangkal bahwa pengikut aliran ini menentang teori atom dalam fisika. Kemudian setelah adanya kemajuan dari teori atom pada abad ke-20, mereka mengakui adanya atom. Ide dari aliran ini dapat dilihat dalam fisika nuklir, dan dalam fisika partikel-partikel elementer, walaupun tidak dalam bentuk yang sistematis.

4. Akar epistemologis dari aliran ini terdapat, di satu pihak, dalam hasil-hasil yang dicapai oleh ilmu pengetahuan alam dan, di lain pihak, dalam kesulitan menghadapi teori kontemporer tentang struktur materi. Aliran ini, sebagai sebuah kecenderungan filsafat, akan bangkit lagi kalau ilmu pengetahuan dihadapkan pada tugas menembus lebih dalam ke dalam tingkn struktural dari materi.

Advertisement