Advertisement

FORMA

Inggris: form; Latin: forma (bentuk, pola, jejak, rencana, cetakan, cap); forma adalah terjemahan istilah Yunani idea atau eidos.

Advertisement

1. Sebuah gambaran dari bentuk atau susunan suatu benda (hal). Paham ini berkaitan dengan bentuk luar, kerangka, gambaran, struktur benda yang kelihatan. Karena forma (bentuk) di dalam dunia benda dalam pengertian ini memberikan basis penting bagi determinasi dan pembedaan, morfologi (ilmu bentuk) memberikan perhatian sangat istimewa terhadapnya.

2. Bentuk, susunan (struktur), dari suatu benda. Pengertian ini berkaitan dengan ungkapan eksternal dari pikiran atau keputusan kehendak.

3. Susunan teratur yang melekat dalam hal-hal. Forma dalam arti ini, forma substantial berada dalam benda-benda sebagai lawan materi (hylemorfisme). Forma merupakan prinsip substansial dari jenis khusus eksistensi dan prinsip substansial dari semua kegiatan yang mempunyai tujuan. Dalam benda-benda hidup jiwa merupakan forma. Karena itu, jiwa merupakan satu-satunya bagian hakiki dari seluruh eksistensi; dan dalam tumbuhan dan binatang, jiwa merupakan bagian hakiki yang tidak dapat menjadi eksistensi sendiri. Namun, jiwa manusia yang rohani merupakan forma yang hidup di dalam dirinya sendiri. Artinya, jiwa manusia dapat menjadi eksistensi yang bebas dan sendiri. Roh murni adalah “Forma murni”, yaitu forma yang berada sebagai suatu keseluruhan utuh bagi dirinya sendiri dan secara hakiki bebas dari semua materi.

4. Aspek yang padanya suatu hal dikonseptualisasikan atau tampak dan olehnya sesuatu hal digolongkan. Berdasarkan paduan substansial benda-benda dari materi dan forma, kata Forma’ diterapkan pada semua paduan yang dijadikan dari suatu basis yang dapat ditentukan (tidak niscaya korporeal) yang disebut “Forma’. Maka pasangan konsep “materi-forma” sama dengan pasangan konsep lain: potensi-aktus. Dalam pengertian ini, semua aksiden yang mengacu kepada substansi di mana aksiden berimbuh, dapat disebut forma aksidental. Thomas Aquinas juga mencirikan eksistensi itu sendiri dalam kontras dengan esensi sebagai “forma”. Kenyataannya ia berkata bahwa esensi adalah forma tertinggi, maxim fonnah Dalam logika konsep-konsep subyek dan predikat disebut materi putusan. Sedangkan kopula “adalah”, to be, yang menentukan konsep-konsep menjadi suatu putusan disebut forma putusan. Dalam hal ini materi putusan sekaligus merupakan “isi” yang berubah-ubah sesuai dengan forma yang tetap sama. Situasi serupa mengena pada inferensi logis. Dalam etika, “kewajiban”, the ought, ciri kebaikan yang mengikat, disebut forma hukum moral dalam etika. Dalam semua hal ini forma bertentangan dengan materi yang dalam tingkat tertentu sudah ditentukan.

5. Esensi suatu benda (hal). Subyek merupakan penyandang yang terakhir yang mempunyai” semua forma atau determinasi eksistensial. Contoh forma dalam arti ini sebaiknya kodrat manusia yang tentangnya dikatakan bahwa yang-ada partikular ini atau itu (mis. Petrus) mempunyai forma itu. Forma dalam pengertian ini tidak berkoinsidensi dengan forma dalam arti susunan teratur sebagai komponen hakiki dari sebuah eksisten.

Incoming search terms:

  • arti forma
  • apa itu forma
  • forma adalah
  • apa arti forma
  • arti dari forma
  • istilah forma
  • pengertian forma dan contoh
  • apa itu forma?
  • Materi dan forma
  • forma artinya

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti forma
  • apa itu forma
  • forma adalah
  • apa arti forma
  • arti dari forma
  • istilah forma
  • pengertian forma dan contoh
  • apa itu forma?
  • Materi dan forma
  • forma artinya