GESTALT

Dari bahasa Jerman Gestah (“bentuk, forma, figur, konfigurasi keseluruhan terpadu”).

Istilah ini menunjukkan prinsip bahwa isi merupakan seri konfigurasi-konftgurasi atau totalitas, dan bukan seri unsur-unsur perceptual yang tersendiri. Dalam pengertian ini aliran psikologi Gestal: memberikan alternatif bagi psikologi asosiasionistis yang berawal dari kaum Empiris Inggris. Setelah diperkenalkan, prinsip Gestalt telah memperlihatkan dirinya sanggup diterapkan pada teori-teori tentang struktur dalam banyak bidang.

Gestalt merupakan konfigurasi yang di dalamnya fungsi dari bagian-bagian ditentukan oleh organisasi dari dalam. Dari paham umum ini dapat dilihat arti-arti berikut:

1. Suatu keseluruhan terpadu, seperti suatu organisme

a) yang memiliki bagian-bagian yang bertindak secara utuh,

b) yang lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya,

c) yang memiliki eksistensi substantif yang memberi dan mengatasi interaksi bagian-bagian individualnya, dan

d) yang mampu untuk mempengaruhi perilaku bagian-bagiannya.

2. Dalam arti non-metafisik, Gestalt semata-mata mengacu kepada konfigurasi atau totalitas yang dimiliki suatu persepsi. Contoh: ketika suatu melodi terdengar, suatu kesatuan atau keseluruhan dinamis ditangkap, namun demikian nada-nadanya dalam dirinya sendiri beragam dan saling bergantian dalam suatu rangkaian waktu khusus. Melodi itu tetap ditangkap sebagai melodi yang sama kendatipun nadanya dinaikkan atau diturunkan, karena keutuhannya tidak berubah.