Advertisement

KERAJAAN ANGKOR berkembang dengan subur di bagian barat laut Kambodia pada masa pemerintahan Khmer. Kerajaan ini merupakan kerajaan terbesar daiam perkembangan sejarah Kambodia, dengan pusat pemerintahannya di Angkor. Kerajaan ini didirikan oleh Raja Jayavarman II pada awal tahun 800-an, dan tetap berdiri dan berkembang sampai runtuhnya pada tahun 1431. Wilayah kekuasaannya meliputi seluruh daerah Mekong serta Lembah Menan Chao Phaya, dan juga beberapa daerah di perbatasan.

Fase awal pemerintahan Angkor berkaitan dengan kerajaan Fu Nan, sebuah kerajaan besar pertama yang pernah ada di Asia Tenggara. Pusat pemerintahan Fu Nan terletak di delta Mekong, suatu tempat yang menyebabkan Kambodia berhubungan dengan kebudayaan-kebudayaan besar seperti Qua atau India. Khususnya kebudayaan India, tidak hanya dari segi cara berpikir dan kepercayaan, melainkan juga dari segi teknologinya (misalnya teknologi irigasi) sangat mempengaruhi bangsa Khmer. Setelah Fu Nan runtuh pada awal abad ke-7 dan Kampucia mengalami pemecahan dan penyatuan berulang-ulang, berdirilah pemerintahan periode Angkor.

Advertisement

Raja-raja Kampucia membangun beberapa kota di jekitar Siem Reap antara tahun 820. Di antara kota-kota itu, yang terbesar adalah Angkor Thom, ibu kota Angkor. Kota itu meliputi luas kira- kira 10 kilometer persegi dan mempunyai penduduk sekilar sejuta orang, suatu jumlah yang melebihi jumlah penduduk kota mana pun di Eropa pada masa itu. Seluruh kota dikelilingi benteng dengan lima buah pintu gerbang. Banyak kuil dibangun di dalam kota. Angkor Thom dan kuil-kuilnya termasuk salah satu keajaiban artistik dan arsitektur dunia. Dinding- dinding kuil dihiasi dengan pemandangan kehidupan Kambodia pada masa itu di samping relief mitologi Hindu maupun Budha. Kuil di tengah kota, yakni kuil Bayon, dipersembahkan kepada Budha dan raja yang berkuasa. Lebih dari 200 pahatan wajah dari batu menghiasi menara-menara Bayon.

Kebudayaan Angkor mencapai puncaknya pada tahun 1100-an dan sesudah itu mulai merosot akibat ser buan dari negara tetangga, wabah malaria, dan pertikaian dalam keluarga kerajaan. Pasukan Thai merebut Angkor Thom pada tahun 1431 tetapi kemudian meninggalkannya lagi sehingga kota itu menjadi reruntuhan yang telantar sampai seorang ahli ilmu alam Perancis, Henri Mouhot, menemukan peninggalan itu. Ahli purbakala Perancis dan Kambodia melakukan pemugaran pada pertengahan tahun 1900-an, menjelang Perang Dunia.

Incoming search terms:

  • kerajaan angkor

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • kerajaan angkor