Advertisement

LOKAYATA

Istilah Sanskerta dari loka (dunia). Nama untuk doktrin materialisme India. Suatu aliran pemikiran, yang berkembang di India sekitar tahun 800 SM dalam pertentangan dengan kebudayaan Veda. Lokayata merupakan perintis Jainisme dan Dudhisme. Ajaran materialis di India Kuno.

Advertisement

Informasi paling tua tentang Lokayata ditemukan dalam teks-teks resmi kaum Budhis yang dikenal sebagai Veda (Kitab-kitab Weda), dan di dalam epik-epik Sanskrit. Ditinjau dari tradisi, asal-usul Lokayata berkaitan dengan sang bijaksana Brihaspati se- orang mistik. Serangan-serangan yang bersifat ateistis tertentu atas Kita Weda ditautkan dengan Charvaka. Dan dalam sejumlah teks kuno materialisme ini dikenal sebagai Charvaka.

Ajarannya

Ajaran-ajarannya adalah sebagai berikut:

1. Persepsi adalah satu-satunya cara mencapai pengetahuan.

2. Malahan penalaran dari data inderawi harus ditolak sebagai tidak terpecaya.

3. Hanya materi yang ada dan dalam bentuk empat unsur po- kok: udara, tanah, api, dan air.

4. Bila tubuh merupakan campuran yang tepat dari unsur-unsur tadi, kesadaran hilang kembali.

5. Maka itu, konsentrasi pada kehidupan sekarang menjadi penting.

6. Nilai Veda ditolak. Veda ditandai oleh ketidakjujuran, kontradiksi internal, dan repetisi yang tak berguna.

7. Ajaran Lokayata tentang alam semesta berlandaskan gagasan bahwa segala sesuatu di alam raya ini terdiri dari empat unsur: tanah, api, air, dan udara (dalam beberapa teks, terdapat unsur kelima: ether). Unsur-unsur itu kekal dan tidak berubah. Ciri-ciri suatu objek tergantung pada jenis unsur-unsur yang dikandungnya dan tergantung pada proporsi yang disusunnya. Kesadaran dan alat-alat indera juga merupakan hasil suatu paduan tertentu unsur-unsur. Setelah kematian makhluk hidup, paduan ini terurai menjadi unsur-unsur yang memasuki unsur-unsur dan jenis yang sama yang ada dalam alam mati. Beberapa teks memuat gagasan tentang evolusi, yang menganggap unsur-unsur tertentu berasal dari unsur-unsur lain di mana tanah merupakan unsur yang paling tua.

8. Epistemologi Lokayata bersifat sensasionalis. Ia mengatakan bahwa satu-satunya sumber pengetahuan yang sahih adalah persepsi inderawi. Alat-alat indera dapat memahami objek- objek sejauh alat-alat indera itu sendiri tersusun dari unsur-unsur yang sama. Lokayata menyangkal eksistensi objek-objek ekstra-sensual dan pretersensual, terutama eksistensi Allah, jiwa, surga dan neraka, dan sebagainya.

9. Ciri yang mencolok dari etika Lokayata ialah hedonisme. Lokayata memberi pengaruh atas cara-cara pemerintahan India kuno. Tidak satu teks pun yang ditulis oleh para pengikut Lokayata sampai pada kita di zaman modern. Loka-yata dibentangkan paling lengkap dalam risalah-risalah fdosofis yang ditulis oleh tokoh-tokoh idealis Lokayata. Mereka ini menjunjung tinggi Kitab-kitab Weda antara abad ke-9 dan ke-16.

 

Advertisement