Advertisement

MAZHAB FRANKFURT

Inggris: Frankfurt School.

Advertisement

Ini adalah suatu trend dalam pemikiran sosio-filosofis radikal Kiri di Barat, suatu jenis dari apa yang disebut Neo-Marxisme. Aliran ini menyatakan “menemukan sekali lagi”, serta memulihkan “gagasan-gagasan sejati” Marx. Tetapi pada kenyataannya ia berupaya menyimpangkan dan memalsukan Marxisme. Mazhab Frankfurt bangkit tahun 1930-an di Institut Penelitian Sosial Frankfurt. Pemimpin resmi aliran ini, M. Horkheimer (1895 — 1973), adalah seorang Neo-Hegelian radikal Kiri yang dipengaruhi oleh revisionis Jerman K. Korsch (Marxismus und Philosophie, 1923, dan sebagainya) dan juga oleh pandangan-pandangan Freud. Tokoh Mazhab Frankfurt yang paling luas dikenal adalah Adorno, Marcuse dan Fromm. Setelah Perang Dunia II di sana muncul generasi Frankfurt “menengah” (J. Habermas, A. Schmidt, O. Negt, dan A. Wellmer). Tahun 1960-an bangkitlah generasi paling muda dan paling ekstrim (H.J. Krahl dan lain-lain).

Mazhab Frankfurt berkembang dari “teori kritis tentang masyarakat” (sebagaimana disajikan dalam karya-karya Horkheimer dan Marcuse pada paruh kedua tahun 1930-an) menuju suatu filsafat sejarah yang pesimistis. Kecondongan pokok evolusi ini adalah “membuang” semua yang alami dan yang objektif dalam hubungan-hubungan barang-uang. Pada akhirnya, evolusi ini menuju suatu penafsiran sosiologis-vulgar terhadap hubungan-hubungan sosial. Popularitas Mazhab Frankfurt bertumbuh dengan tersebarnya Gerakan Kiri Baru (New Left movement) di Barat, dan berkurang manakala gerakan ini mundur.

Advertisement