Advertisement

MEKANIKA

Inggris: Mechanics; dari bahasa Latin: Mechamcus; Yunani: mechanikos (ahli mekanik).

Advertisement

Bagian ilmu fisika yang berurusan dengan gaya pada benda. Meskipun ilmu ini mempunyai sejumlah subdivisi, perhatian kita adalah dalam pembedaan antara mekanika klasik dan mekanika kuantum.

1. Mekanika klasik mencapai kematangan dalam karya Newton dalam tiga hukum geraknya. Di dalam kerangka mekanika klasik sepertinya tidak ada hambatan untuk menentukan dengan pasti posisi dan momentum partikel manapun di alam semesta. Malahan prinsip determinisme, sebagaimana dinyatakan oleh Laplace, memandang seluruh masa depan alam raya ini sebagai lanjutan posisi dan momentum partikel-partikelnya yang sekarang.

2. Bagi mekanika kuantum, kemungkinan ini tidak ada lagi, bahkan dalam prinsip sekalipun. Ketika determinasi posisi suatu elektron dibuat lebih persis, determinasi momentumnya pasti menjadi kurang persis, dan sebaliknya. Prinsip indeterminasi ini, yang dikaitkan dengan Heisenberg, ditentukan oleh konsekuensi bahwa produk ketidakpastian dari dua pengukuran tidak akan lebih kecil dari suatu konstan, yang dikenal dengan nama Konstanta Planck. Akhirnya, elektron-elektron (dan photon-photon) harus ditafsirkan dalam konteks yang satu sebagai gelombang-gelombang, dan dalam konteks lain sebagai partikel-partikel.

3. Perbedaan antara mekanika klasik dan mekanika kuantum ditafsirkan dengan macam-macam cara. Ada yang beranggapan bahwa perkembangan mekanika kuantum membuat prinsip determinisme tidak berlaku lagi. Lainnya tidak sepakat dan beranggapan bahwa mekanika kuantum tidak kurang deterministik dibandingkan dengan mekanika klasik walau dengan cara deskripsi yang berbeda.

Advertisement