Advertisement

MISTISISME

Ing: mysticism; Yun: mysterion, dari mystes (orang yang mencari rahasia-rahasia kenyataan) myein (menutup mata sendiri).

Advertisement

Istilah ini berasal dari agama-agama misteri Yunani yang para calon pemeluknya diberi nama “mystes”. Dan istilah “mistisisme” rupanya digunakan pertama kali oleh Dionisius Areopagita. Istilah mistisime mengacu kepada teknik Via Negativa (Jalan Negatif), sebagai metode untuk mendekati Allah yang sama sekali transenden. Sekalipun penggunaan ini merupakan pola bagi banyak mistisisme di dunia Barat, namun terdapat beberapa alternatif yang harus dibedakan.

Umumnya, mistisisme dapat dimengerti sebagai suatu pendekatan spiritual dan nondiskursif kepada persekutuan jiwa dengan Allah, atau dengan apa saja yang dipandang sebagai realitas sentral alam raya. Jika realitas ini dipandang sebagai Allah yang transenden, satu cara khas ialah kebatinan, jauh dari dunia, menuju persekutuan dengan Sang Satu yang transenden. Tetapi mistisisme kebatinan (introversif) bukan satu-satunya tipe. Ada juga mistisisme ekstraversif (ke luar), di mana subjek merasakan kesatuannya dengan alam semesta, dengan semua yang ada. Ini sering diiringi oleh, entah sebagai sebab atau akibat, identifikasi panteistik Allah dengan semua yang ada. Akhirnya, terdapat penggunaan teknik-teknik meditatif, bernada mistis, untuk mencapai keadaan pencerahan, terlepas dari konsep mana pun tentang yang ilahi. Masing-masing pendekatan ini sudah dikembangkan baik di Barat maupun di Timur.

Incoming search terms:

  • pengertian mistisisme

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian mistisisme