Advertisement

PROGRAM ANAK ASUH merupakan salah salu cara pemecahan masalah kelangkaan kesempatan belajar bagi anak Indonesia berusia 7—12 tahun. Program ini tidak dapat dilepaskan dari Program Oranglua Asuh, yaitu program menghimpun dana dari perorangan, keluarga, atau anggota masyarakat lain untuk menunjang kelancaran Program Wajib Belajar.

Di Indonesia, jumlah anak usia 7—12 tahun yang belum bersekolah, atau putus sekolah, pada akhir Pelita. Pada tahun 1988, jumlah itu diperkirakan telah membengkak menjadi 1.257.000 jiwa. Jumlah itu masih dibagi lagi dalam kelompok anak yang kurang mampu, anak cacat, dan anak yang bertempat tinggal di daerah terpencil. Kelompok anak yang kurang mampu, yakni mereka yang terpaksa ikut mencari nafkah, ternyata jumlahnya paling banyak. Kelompok inilah yang ditangani melalui program atau gerakan orang tua asuh.

Advertisement

Dana belajar bagi kelompok anak cacat dan kelompok di daerah terpencil disediakan khusus oleh pemerintah. Sarana belajar bagi anak cacat berupa sekolah luar biasa (SLB A, B, C, D, E), sekolah dasar luar biasa (SDLB), dan sekolah dasar terpadu (SD Terpadu). Untuk kelompok anak di daerah terpencil disediakan SD Kecil.

Siapa saja dapat menjadi orang tua asuh asal saja memenuhi syarat pokok, yaitu ikhlas dan bertindak atas dasar kasih sayang. Orang tua asuh diharapkan minimal dapat memberikan bantuan dana pendidikan dasar kepada satu orang anak selama satu tahun. Pelaksanaan penyaluran dananya bisa ditempuh dalam 10 alternatif.

Alternatif pertama, orang tua asuh bertempat tinggal dekat dengan sekolah tempat belajar anak asuii dan ingin berhubungan langsung dengan kepala sekolah. Orang tua asuh bisa memilih sendiri anak yang bersangkutan atau pemilihannya diserahkan kepada kepala sekolah. Bantuannya kemudian diserahkan kepada Persatuan Orangtua Murid dan Guru (POMG) , kepada anak asuh dalam bentuk sarana belajar.

Alternatif kedua, orang tua asuh bertempat tinggal dekat dengan sekolah tempat belajar anak asuh dan ingin berhubungan langsung dengan kelompok kerja (POKJA) wajib belajar (WAJAR) tingkat desa/ kelurahan. Dari POKJA WAJAR ini sumbangan diberikan kepada kepala sekolah yang akan meneruskannya ke POMG, dan dari situ diberikan kepada anak asuh.

Alternatif ketiga, orang tua asuh bertempat tinggal jauh dari tempat tinggal/tempat belajar anak asuh. Ia menunjuk nama, kelas, dan alamat sekolah anak asuh melalui yayasan orang tua asuh setempat. Dan nya diserahkan melalui bank dengan sepengetahua yayasan orang tua asuh. Proses selanjutnya sama dengan alternatif pertama.

Alternatif keempat, sama seperti alternatif ketiga, tetapi orang tua asuh hanya menentukan alamat sekolah anak asuh.

Alternatif kelima hampir sama dengan alternatif ketiga dan keempat, tetapi orang tua asuh hanya menentukan desa/kelurahan, dan dana disalurkan melalui bank kepada POKJA tingkat desa/LKMD. Proses selanjutnya sama.

Alternatif keenam, orang tua asuh juga bertempat tinggal jauh, tetapi ia hanya menunjuk kecamatan. Dananya disalurkan melalui bank dengan sepengetahuan yayasan orang tua asuh. Dana dari bank ta diterima oleh perwakilan yayasan/POKJA Kecamatan. Proses selanjutnya sama.

Alternatif ketujuh sama dengan yang keenam, tetapi orang tua asuh menunjuk kabupaten/kotamadya tertentu. Dananya juga disalurkan melalui bank dengan sepengetahuan yayasan orang tua asuh. Dana dari bank tadi diterima oleh perwakilan yayasan/POKJA kabupaten. Dari situ, dana tadi disalurkan melalui bank setempat untuk kemudian diserahkan kepada perwakilan yayasan/POKJA kecamatan. Proses selanjutnya sama.

Alternatif kedelapan, orang tua asuh menunjuk propinsi tertentu. Dana yang disalurkan melalui bank di kota tempat tinggal orang tua asuh diterima oleh perwakilan yayasan/POKJA propinsi, untuk kemudian disalurkan lagi melalui bank setempat. Dari sini, dana diterima oleh perwakilan yayasan/POKJA kabupaten untuk kemudian disalurkan lagi melalui bank setempat, dan diteruskan kepada perwakilan yayasan/POKJA kecamatan. Proses berikutnya sama.

Alternatif kesembilan, orang tua asuh langsung menyerahkan bantuannya kepada Yayasan Orangtua asuh Pusat. Yayasan ini kemudian menyalurkan dana ersebut ke bank. Dari bank, dana itu diterima oleh jerwakilan yayasan/POKJA propinsi untuk kemudian lisalurkan lagi melalui bank setempat. Dari sini, dana disalurkan lagi ke perwakilan yayasan/POKJA kabupaten yang lagi-lagi menyalurkan dananya ke bank. Dari bank ini dana diterimakan kepada per-wakilan yayasan/POKJA kecamatan, dst.

Alternatif kesepuluh, orang tua asuh menyerahkan bantuannya melalui bank yang ditentukan oleh badan sosial dan dengan sepengetahuan badan sosial. Badan sosial adalah badan yang berada di luar yayasan orang tua asuh dan disetujui oleh Departemen Sosial. Dari bank tadi, dana langsung diserahkan kepada keluarga/ orang tua/wali anak asuh.

Wajib Belajar, Pada dasarnya, Program Anak Asuh maupun Orangtua Asuh merupakan penunjang keberhasilan Program Wajib Belajar. Program nasional, yang dicanangkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 1984 oleh Presiden, bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pelaksanaan program ini dilakukan melalui sekolah dasar, termasuk sekolah luar biasa, sekolah dasar luar biasa, serta pendidikan dalam Kelompok Belajar (Kejar) paket A di desa-desa, dan Madrasah Ibtidaiyah.

Walaupun belum menyelesaikan masalah pendidikan nasional secara menyeluruh, Program Anak Asuh cukup membantu pelaksanaan Program Wajib Belajar. Hambatan utama pada pelaksanaan Program Orangtua Asuh adalah kurangnya kesadaran sebagian masyarakat, terutama yang mampu, untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain itu, kesadaran bahwa biaya pendidikan bukan melulu tanggung jawab pemerintah belum benar-benar merata di kalangan masyarakat.

Incoming search terms:

  • pengertian anak asuh
  • apa pengertian pamong ( pendidikan anak oleh masyarakat dan orang tua asuh
  • pengertian orantua asuh
  • pengertian mencanangkan program orang tua asuh
  • hambatan orangtua asuh
  • arti diakoni anak asuh
  • arti anak asuh
  • apa yang di maksut anak asuh
  • àpa yang di maksud anak asuh
  • apa pengertiang pendidikan anak oleh masyarakat dan orang tua asuh

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian anak asuh
  • apa pengertian pamong ( pendidikan anak oleh masyarakat dan orang tua asuh
  • pengertian orantua asuh
  • pengertian mencanangkan program orang tua asuh
  • hambatan orangtua asuh
  • arti diakoni anak asuh
  • arti anak asuh
  • apa yang di maksut anak asuh
  • àpa yang di maksud anak asuh
  • apa pengertiang pendidikan anak oleh masyarakat dan orang tua asuh