PENGERTIAN – ARTI RAGU/SANGSI

211 views

RAGU/SANGSI

Inggris: doubt; Latin: dubitart (meragukan).

Beberapa Pengertian

1. Tidak pasti tentang kebenaran sesuatu.

2. Mempersoalkan kebenaran suatu gagasan atau menganggapnya dapat dipersoalkan.

3. Condong tidak percaya akan kebenaran suatu pernyataan.

4. Ragu (keraguan) merupakan suatu kebimbangan antara ya dan tidak, antara pendapat-pendapat yang bertentangan, tanpa menyetujui yang satu atau yang lainnya.

 

Macam-Macam Keraguan

1. Keraguan Positif. Keraguan atau kebimbangan mengandaikan kesadaran akan suatu putusan yang terhadapnya orang harus mengambil sikap, la juga mengandaikan bahwa terdapat alasan- alasan yang jelas bagi kedua pendapat yang bertentangan. Khususnya bila berhubungan dengan perkara yang serius me-nyangkut kehidupan pribadi seseorang, ragu (keraguan) seringkah disertai oleh perasaan kegelisahan. Kebimbangan dibenarkan sepanjang alasan-alasan pro atau kontra terhadap suatu pendapat tertentu, tidak sampai menambahkan evidensi/bukti yang nyata. Bila terdapat alasan yang mencukupi, suatu pendapat yang cukup beralasan (yaitu, suatu keputusan yang bersifat sementara) dibenarkan. Bagaimanapun, sepanjang tidak ada evidensi/bukti nyata dikemukakan, persetujuan yang kokoh, yang meniadakan segala kebimbangan, kiranya tidak boleh diberikan. Kalau seseorang bersikeras dalam kebimbangan, di samping evidensi cukup untuk hal yang bertentangan, maka keraguan seperti itu tidak berdasar. Kebimbangan seperti yang telah kita lukiskan merupakan suatu keraguan nyata dan positif.

2. Keraguan negatif. Keraguan ini dihasilkan oleh tidak adanya beberapa alasan pro atau pun kontra terhadap suatu pernyataan tertentu. Ini barangkali lebih baik dilukiskan sebagai ketidaktahuan.

3. Keraguan Fiktif. Terdapat juga keraguan fiktif yang hanya menunjukkan tidak adanya pertimbangan tentang kepastian alamiah dari seseorang dalam banyak hal yang justru berguna untuk mencapai kepastian ilmiah dengan memeriksa secara teratur bukti/evidensi dan alasan-alasan untuk itu. Dengan keraguan seperti itu, orang mengambil sikap untuk tidak begitu saja menerima suatu kepastian, tanpa suatu pengkajian yang secukupnya untuk menerima kepastian itu. Keraguan fiktif seringkali disamakan dengan keraguan metodis. Namun demikian, keraguan metodis dalam dirinya sendiri tidak secara niscaya hanya mengacu pada suatu keraguan yang kelihatan. Sebaliknya, keraguan metodis menandakan setiap keraguan yang sengaja dibuat bagi tujuan penelitian kebenaran secara ilmiah, entah ia hanya merupakan suatu keraguan semu atau suatu keraguan yang sungguh-sungguh. Hal yang terakhir ini sepenuhnya dibenarkan kalau objek yang dipelajari sungguh- sungguh membimbangkan atau meragukan.

Incoming search terms:

  • pengertian keraguan
  • arti keraguan
  • definisi keraguan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *