REINKARNASI

Inggris: reincarnation, dari bahasa Latin reincarnatio, yang berarti menjadi daging atau bertubuh kembali.

Pengertian

Ajaran bahwa jiwa menjelma dalam suatu rangkaian tubuh sampai mendapatkan pemurnian mutlak, atau habisnya karma seseorang, sehingga dicapai pembebasan terakhir dari tubuh. Paham ini merupakan ciri khas Hinduisme, dan di Barat dianut oleh macam- macam pemikir seperti Pythagoras, Plato, Plotinos, Nietzsche, dan lain-lain. Bagi Buddhisme, yang menolak eksistensi jiwa, istilah “kelahiran kembali” lebih cocok. Dalam konteks ini bukan jiwa melainkan hanya keadaan karmik tertentulah yang bersamsara atau bertransmigrasi. RELASI

Inggris: disebut relation, dari bahasa Latin relatio (hubungan).

Beberapa Pengertian

1. Kaitan yang dimiliki suatu benda, atau referensi yang dibuat oleh suatu ide, dengan benda-benda lain atau ide-ide lain.

2. Kualitas yang dapat menjadi predikat dari dua hal atau lebih yang diambil secara bersama.

3. Pengaturan dua hal atau lebih.

Relasi sebagai Kategori

“Relasi” diperlakukan sebagai sebuah kategori dalam kebanyakan daftar utama kategori filosofis.

1. Aristoteles memasukkan relasi di antara kategori-kategorinys yang ada kaitannya dengan cara substansi-substansi saling mengacu. Selain relasi-relasi bilangan, ia mengakui relasi (hu bungan) ekses dengan defisiensi, pengetahuan dengan kesadaran aktual dengan potensial, aktif dengan pasif, privasi dengai potensial.

2. Bagi Kant kategori-kategori relasi  yang dideduksi dari struk tur proposisi-proposisi kategoris, hipotesis, dan disjungtif adalah substansi dan aksiden, sebab dan akibat, dan kornunit» atau ketimbalbalikan tindakan antara pelaku dan penderita.

3. Ketiga kategori Peirce semua dilandasi konsep relasi: kepertama an pada relasi monadik, kekeduaan pada relasi diadik, keketiga an pada relasi triadik.

 

Prinsip dan Hukum Filosofis sebagai Relasi

Prinsip-prinsip atau hukum filosofis dapat dibayangkan sebagai relasi-relasi dengan berbagai macam.

1. Apa yang disebut hukum-hukum logika yaitu prinsip identitas tiada-jalan-tengah, dan kontradiksi, dapat dipandang s e bag; relasi-relasi yang dipunyai proposisi-proposisi dengan dirinya sendiri, dan komplemen-komplemennya.

2. Dalam logika relasi dibahas refleksivitas, simetri, transitivita_ dan koneksitas.

Masalah Relasi dalam Metafisika

Dalam sejarah metafisika, pembedaan antara relasi-relasi internal dan eksternal merupakan satu dari sekian konsep relasional yang dibicarakan.

1. Parmenides menyatakan bahwa relasi-relasi ruang, waktu, dan gerak adalah inkoheren sebagaimana biasa ditafsirkan, dan pengintroduksian koherensi menghasilkan suatu visi yang sama sekali tidak sama seperti pandangan akal sehat yang biasa.

2. William dari Ockham menyatakan bahwa relasi-relasi tidak berada dalam arti ontologis. Jika demikian, problem relasi antara Allah dan dunia merupakan problem semu.

3. Josiah Royce, F.H. Bradley, dan kawan-kawan, yang sependapat dengan Parmenides mengenai tiadanya arti koheren dalam interpretasi biasa atas keterkaitan benda-benda, menyatakan bahwa dalam suatu interpretasi yang tepat semua relasi adalah internal. Akibat anggapan bahwa dalam “xRy” relasi “R” adalah internal bagi “x” dan “y”, ialah menjadikan “x”, dan “y” suatu entitas tunggal. Pada akhirnya, hasilnya ialah suatu pandangan yang sangat monistik tentang alam raya.

Incoming search terms:

  • pengertian reinkarnasi
  • arti reinkarnasi
  • apa yang dimaksud reinkarnasi

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian reinkarnasi
  • arti reinkarnasi
  • apa yang dimaksud reinkarnasi