ROMANTISISME

Inggris: romanticism

Beberapa Pengertian

1. Ungkapan tentang sifat romantis, atau hasil dari sifat tersebut, dalam sejarah seni dan filsafat (dan dalam bidang-bidang lain). Beberapa kualitas dan ciri yang berkaitan dengan romantisisme:

a) Penekanan terhadap pencerapan (sensasi) langsung dan perasaan-perasaan kuat yang timbul karena alam atau karena peristiwa dalam alam.

b) Kecenderungan mempersonifikasikan alam (Ibu Pertiwi, Roh Dunia) dan kecenderungan untuk secara emosional mengidentikkan diri dengan proses-proses dan kekuatan-kekuatan alam.

c) Penekanan terhadap keunikan, kepentingan dan kesucian tertinggi individu dan kekuatannya,

d) Kebencian terhadap hal yang teratur, rasional, intelektual dan moderat. Kesenangan terhadap spontanitas, ketidakteraturan, variasi, yang tidak dapat diperkirakan, ketidakpastian, pemberontakan, keliaran, imajinasi, hal yang luar biasa, aneh, baru, eksentrik, tidak biasa. Bandingkan dengan “Roh Dionysian.

e) Hasrat akan kebebasan: kebebasan dari rintangan sebagai seorang individu dan sebagai seorang seniman, kebebasan artis (seniman) menguraikan soal pokoknya secara terbuka, jujur dan secara tulus ikhlas sebagaimana diinginkan; kebebasan untuk memberontak terhadap apa pun yang dianggapnya sebaga kekangan masa lampau yang mematikan. Berbeda dengai ‘klasisme”.

2. Romantisisme sebagai suatu gerakan merentang dari akhi abad ke-18 hingga pertengahan abad ke-19. Namun penga ruhnya masih dirasakan dalam dunia modern. Romantisismi ini meliputi dan mempengaruhi kehidupan spiritual dalam segala dimensinya. Berpautan dengan filsafat pada khususnya ada filsuf-filsuf yang dapat disebut sebagai romantis (Schleier macher dan khususnya Schelling). Dan sedikitnya satu orang romantis yang pantas didaftar di antara para filsuf adalal Friedrich Schlegel.

3. Gerakan ini secara historis sebenarnya bersifat reaktif. Roman tisisme bangkit untuk berjuang menentang Zaman Pencerahat dengan tekanannya yang berlebihan atas akal dan konsep uni versal, yang dianggap menimbulkan sikap yang dingin dan kaku

4. Antara romantisisme dan idealisme Jerman terdapat pengarul timbal balik yang sangat besar beserta sejumlah pertentangan Romantisisme merupakan ciri pemikiran filosofis Fichte Pemikiran filosofis ditandai oleh maksud membebaskan rol dari setiap pembatasan luar. Dalam perkembangan itu muncu sebuah romantika spinosisme yakni sebuah nostalgia ketak terbatasan dalam keterbatasan, keseluruhan dalam bagian, yanj ilahi dalam yang kodrati, dan dalam hal ini alat istimewa ialah intuisi.

Incoming search terms:

  • romantisisme
  • pengertian romantisisme
  • definisi romantisme

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • romantisisme
  • pengertian romantisisme
  • definisi romantisme