SINDERESIS

Inggris synderesis. Istilah yang tidak jelas asal-usulnya ini, muncul pada akhir periode Patristik. Mungkin sekali berasal dari kata Yunani synteresis (“percikan kata hati”). Istilah ini diperkenalkan oleh St. Jerome dalam penjelasannya tentang empat makhluk hidup dalam Ezekiel 1: 4—15. Dengan mengandaikan manusia, singa, dan sapi mewakili bagian jiwa yang rasional, irasibel, dan apetitif, dia mengetengahkan bahwa makhluk yang keempat, seekor rajawali, merupakan sinderesis yang tidak lenyap dari dada Adam sewaktu dia diusir dari Taman Firdaus. Sepanjang periode Abad Pertengahan, istilah “sinderesis” atau Latin scintilla conscientiae, masuk dalam analisis-analisis hakikat manusia, termasuk analisis Aquinas yang menganggap sinderesis sebagai habitus prinsip-prinsip pertama penalaran praktis.